Indeks Dolar AS dan Dampak Federal Reserve
Indeks Dolar AS stabil di sekitar 98,00 karena pasar mengantisipasi catatan FOMC. The Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, menunjukkan pemotongan suku bunga tunggal pada 2026, meskipun ada kemungkinan 73,3% untuk pemotongan 50 bps menurut alat CME FedWatch. Dolar Australia dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti suku bunga RBA, ekonomi Tiongkok, dan harga Bijih Besi. Suku bunga Australia yang lebih tinggi mendukung AUD, sementara kesehatan ekonomi Tiongkok dan harga Bijih Besi juga memengaruhi nilai AUD. Neraca Perdagangan Australia berdampak pada AUD, dengan neraca positif memperkuat mata uang melalui peningkatan permintaan asing.Ekspor Komoditas dan Neraca Perdagangan
Menggconsiderasi penurunan dolar Aussie ke 0,6700, kami melihat ini bukan sebagai pembalikan tetapi sebagai jeda singkat dalam tren naik yang lebih besar. Pengambilan keuntungan ini memberikan titik masuk potensial bagi pedagang yang mengantisipasi kekuatan lebih lanjut. Inti dari pandangan kami terletak pada divergensi kebijakan moneter antara Bank Cadangan Australia (RBA) yang hawkish dan Federal Reserve AS yang lebih dovish. Kami percaya ekspektasi pasar untuk RBA yang solid adalah hal yang wajar, karena inflasi terkini tetap jauh di atas target. Data terbaru dari Biro Statistik Australia mengonfirmasi bahwa CPI bulanan untuk November adalah 3,8%, dengan inflasi layanan yang gigih di atas 4%. Tekanan yang berkelanjutan ini membuat kemungkinan kenaikan suku bunga RBA lainnya pada 2026 semakin nyata, yang akan terus mendukung AUD. Sebaliknya, potensi Dolar AS tampaknya terbatas, menciptakan dinamika yang menguntungkan bagi pasangan AUD/USD. Meskipun Fed hanya menunjukkan satu pemotongan suku bunga untuk 2026, data ekonomi AS terbaru, seperti perlambatan pertumbuhan lapangan kerja dalam laporan Non-Farm Payrolls terakhir, mendukung pandangan pasar tentang siklus pelonggaran yang lebih cepat. Alat CME FedWatch menunjukkan peluang besar untuk setidaknya dua pemotongan suku bunga tahun depan, sebuah kesenjangan antara harga pasar dan panduan Fed yang membebani dolar AS. Ekspor komoditas kunci Australia juga memberikan dasar yang solid untuk kekuatan mata uang ini. Kontrak berjangka bijih besi, misalnya, tetap tangguh, diperdagangkan di atas $135 per ton pada akhir 2025, didorong oleh permintaan konsisten dari program infrastruktur Tiongkok. Ini memberikan dorongan langsung pada neraca perdagangan Australia dan, selanjutnya, pada dolar Aussie.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.