Fokus Pasar Dan Permintaan Safe Haven
Pasar berfokus pada apakah pertempuran ini berubah menjadi konflik kawasan yang lebih luas di Timur Tengah. Jika itu terjadi, harga minyak bisa naik, inflasi (kenaikan harga barang secara umum) meningkat, dan pertumbuhan ekonomi global melemah. Yen juga didukung oleh perkiraan kenaikan suku bunga dari Bank of Japan (bank sentral Jepang, yaitu lembaga yang mengatur kebijakan uang dan suku bunga). Sebaliknya, Federal Reserve AS (bank sentral AS) masih diperkirakan akan menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, yang menekan Dolar AS. Kami menilai fokus utama dalam beberapa minggu ke depan adalah volatilitas pasar (naik-turun harga yang cepat dan besar). VIX, indikator “ketakutan” pasar (ukurannya menunjukkan seberapa besar perkiraan gejolak pasar), sudah melonjak dari kisaran tenang 13–15 yang terlihat pada sebagian besar 2025 ke kisaran tinggi 20-an. Ini mirip dengan guncangan awal konflik Ukraina pada 2022, sehingga memanfaatkan volatilitas melalui opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu, dengan risiko yang biasanya terbatas pada premi/biaya opsi) terlihat masuk akal. Risiko konflik yang lebih luas yang secara langsung mengancam Selat Hormuz (jalur laut penting untuk pengiriman minyak) membuat lonjakan tajam harga minyak menjadi skenario yang paling kami yakini. Kami bersiap untuk pergerakan seperti awal 2022, ketika minyak Brent (patokan harga minyak dunia) melonjak lebih dari 30% dalam beberapa minggu dari level sebelum konflik sekitar $90 per barel. Membeli opsi call *out-of-the-money* pada kontrak berjangka minyak (opsi beli dengan harga target di atas harga saat ini; kontrak berjangka adalah perjanjian beli/jual di masa depan) memberi potensi untung besar dengan risiko yang sudah ditentukan.Strategi Opsi Untuk USD JPY
Untuk pasangan USD/JPY, situasinya seperti tarik-menarik antara dua aset aman, sehingga sulit menentukan arah harga dalam waktu dekat. Peran dolar sebagai mata uang cadangan dunia (mata uang utama yang banyak dipakai dalam perdagangan dan simpanan global) berhadapan dengan daya tarik yen saat gejolak, sehingga ketidakpastian sangat tinggi. Karena itu, kami melihat strategi seperti *long straddle* atau *long strangle* (strategi opsi yang dapat untung jika harga bergerak besar ke atas atau ke bawah; straddle biasanya membeli call dan put pada harga yang sama, strangle pada harga yang berbeda) yang mengambil manfaat ketika pasangan ini keluar dari rentang sempitnya. Konflik ini mengacak perkiraan arah kebijakan bank sentral yang kami pegang pekan lalu. Pasar sebelumnya menilai peluang lebih dari 70% bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada Juni, tetapi lonjakan harga minyak kini mengancam gelombang inflasi baru yang bisa menunda atau membatalkan rencana itu. Ketidakpastian ini, ditambah sikap *hawkish* Bank of Japan (cenderung menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi), membuat pembelian opsi put pada indeks saham (opsi jual sebagai pelindung jika pasar turun; indeks saham adalah ukuran gabungan pergerakan banyak saham) menjadi lindung nilai (hedge: cara mengurangi risiko) yang diperlukan terhadap perlambatan pertumbuhan global.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.