Di tengah harapan kenaikan suku bunga BoJ, USD/JPY menurun menuju 155,00 dengan data AS yang akan datang

    by VT Markets
    /
    Dec 16, 2025
    USD/JPY melemah mendekati 155.00 seiring dengan penguatan Yen Jepang di tengah harapan kenaikan suku bunga dari BoJ pada hari Jumat. Poin-poin penting data ekonomi AS seperti Nonfarm Payrolls, Penjualan Ritel, dan PMI diperkirakan akan dirilis nanti hari ini. Taruhan yang muncul mengenai kenaikan suku bunga BoJ memberikan dukungan pada Yen, mempengaruhi pasangan USD/JPY. Sebuah jajak pendapat dari Reuters menunjukkan bahwa 90% ekonom mengharapkan BoJ menaikkan suku bunga jangka pendek dari 0,50% menjadi 0,75%, sebuah kenaikan yang signifikan dari 53% bulan lalu.

    Dampak Data Ekonomi AS

    Karena penutupan pemerintah, data signifikan AS akan dirilis nanti hari ini, termasuk laporan ketenagakerjaan untuk bulan Oktober dan November. Laporan ini dapat mempengaruhi harapan untuk pertemuan Federal Reserve pada bulan Januari, dengan angka pekerjaan yang kuat berpotensi memperkuat USD. Yen Jepang tetap dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kebijakan BoJ, perbedaan imbal hasil obligasi Jepang dan AS, serta sentimen risiko para trader. Secara tradisional dianggap sebagai mata uang yang aman, Yen sering kali menguat dalam kondisi pasar yang tidak stabil. Kebijakan moneter ultraluas BoJ di masa lalu menyebabkan depresiasi Yen, tetapi perubahan kebijakan terbaru telah memberikan dukungan. Perubahan dalam perbedaan imbal hasil obligasi AS-Jepang juga mempengaruhi nilai Yen.

    Strategi Potensial untuk Trader

    Pasangan USD/JPY melemah di sekitar 155,10 saat kita mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) pada hari Jumat ini. Banyak data ekonomi AS yang tertunda, termasuk laporan pekerjaan yang krusial, juga akan dirilis nanti hari ini. Kombinasi peristiwa ini menciptakan ketidakpastian yang signifikan dan kecenderungan menuju Yen yang lebih kuat dalam jangka pendek. Pasar hampir sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga BoJ menjadi 0,75%, langkah yang didukung oleh data domestik terbaru. Inflasi inti nasional Jepang, misalnya, tercatat 2,7% tahun-ke-tahun dalam laporan November terbaru, menandai bulan ke-20 berturut-turut di atas target 2% bank sentral. Inflasi yang persisten ini memberikan alasan yang jelas bagi BoJ untuk memperketat kebijakan moneternya lebih lanjut. Di sisi lain dari pasangan ini, laporan pekerjaan AS untuk bulan Oktober dan November akan sangat penting. Kami telah mengamati adanya pelemahan umum di pasar tenaga kerja AS pada paruh kedua 2025, dengan penciptaan pekerjaan bulanan rata-rata sekitar 165.000 pada kuartal ketiga, turun dari lebih dari 230.000 lebih awal di tahun ini. Jika angka hari ini mengkonfirmasi tren pendinginan ini, akan meningkatkan taruhan pada pemotongan suku bunga Federal Reserve pada kuartal pertama 2026, yang akan semakin menekan dolar. Bagi trader derivatif, lingkungan ini menunjukkan posisi untuk tingkat pertukaran USD/JPY yang lebih rendah. Kami percaya bahwa membeli opsi put dengan harga pelaksanaan di bawah 154,00 untuk jatuh tempo dalam beberapa minggu ke depan bisa menjadi strategi yang bijaksana. Pendekatan ini memungkinkan trader untuk mengambil keuntungan dari potensi pergerakan turun sambil mengelola risiko menjelang rilis data yang berdampak tinggi. Buat akun VT Markets live Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code