Di tengah ketegangan AS-Iran dan ketidakpastian perdagangan, XAU/USD tetap naik 0,6%, bergerak di kisaran $5.200 di Eropa

    by VT Markets
    /
    Feb 27, 2026
    Emas (XAU/USD) naik 0,6% mendekati $5.200 pada perdagangan Eropa hari Rabu. Permintaan meningkat di tengah ketegangan AS-Iran dan ketidakpastian kebijakan dagang AS setelah keputusan Mahkamah Agung AS. Pembicaraan nuklir antara AS dan Iran dijadwalkan Kamis. Presiden AS Donald Trump memperingatkan pada Senin bahwa aksi militer bisa terjadi jika Teheran tidak menghentikan rencana program nuklirnya.

    Risiko Geopolitik Dan Ketidakpastian Kebijakan Dagang

    Di AS, Mahkamah Agung memutuskan menolak bea tambahan (pajak impor) dan menyatakan Trump melampaui kewenangannya dengan memakai kewenangan darurat ekonomi (wewenang pemerintah saat keadaan dianggap darurat untuk mengambil langkah cepat). Setelah itu, Trump mengumumkan tarif global 10% (pajak impor untuk barang dari banyak negara) yang bisa naik menjadi 15%, serta memperingatkan tarif lebih tinggi jika negara-negara tidak mematuhi kesepakatan dagang. Secara teknikal (analisis harga berdasarkan grafik dan pola), emas masih berada di atas garis dukungan yang naik (level harga penahan turun) dari sekitar $4.400 dan di atas EMA 20 hari dekat $5.010 (rata-rata pergerakan eksponensial, yaitu rata-rata harga yang lebih menekankan data terbaru). RSI 14 hari berada di sekitar 60,00 (indikator momentum untuk melihat apakah harga cenderung terlalu tinggi atau terlalu rendah). Dukungan berada dekat $5.120, lalu $5.010, $4.880, dan $4.750, sedangkan hambatan (resistance, level yang sering menahan kenaikan) dekat $5.240 dan $5.380. Bank sentral menambah 1.136 ton emas senilai sekitar $70 miliar pada 2022, pembelian tahunan tertinggi dalam catatan. Emas sering bergerak berlawanan arah dengan Dolar AS, obligasi pemerintah AS (US Treasuries, surat utang pemerintah AS), dan aset berisiko (misalnya saham), serta bisa bereaksi terhadap suku bunga dan tekanan geopolitik. Pasar saat ini didorong oleh risiko geopolitik dan ketidakpastian kebijakan dagang, sehingga membentuk “lantai” (batas bawah yang kuat) pada harga emas dekat $5.200. Dua risiko ini mendorong permintaan aset aman (safe-haven, aset yang dicari saat pasar takut, seperti emas). Pemicu utama adalah pembicaraan AS-Iran yang akan datang. Kenaikan tensi pernyataan dari pertemuan itu kemungkinan menambah volatilitas pasar (naik-turun harga yang cepat).

    Permintaan Bank Sentral Dan Pendorong Makro

    Pola ini menguat dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena bank sentral terus membeli agresif. Setelah pembelian emas yang memecahkan rekor pada 2022 dan 2023, bank sentral global menambah lagi 980 ton pada 2025, menandakan kurangnya kepercayaan pada mata uang fiat (uang resmi yang nilainya ditopang pemerintah, seperti dolar atau rupiah). Ingatan akan inflasi yang tetap tinggi sampai 2024 juga menjaga permintaan lembaga besar terhadap aset keras (hard assets, aset berwujud/dianggap tahan inflasi seperti emas) tetap kuat. Bagi trader, tren naik yang jelas menyarankan penggunaan opsi (kontrak yang memberi hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) untuk mengelola risiko sambil tetap mengambil posisi harga naik. Membeli call option (hak untuk membeli pada harga tertentu) atau bull call spread (strategi membeli call dan menjual call lain pada harga lebih tinggi untuk menekan biaya) bisa memanfaatkan potensi pergerakan menuju target $5.380 yang disebut dalam perkiraan teknikal. Garis dukungan sekitar $5.120 dan rata-rata pergerakan dekat $5.010 adalah level penting untuk diperhatikan saat menyusun transaksi ini. Pasar opsi mencerminkan ketegangan ini, dengan volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan pasar tentang seberapa besar harga bisa bergerak) pada futures (kontrak berjangka, perjanjian beli/jual di masa depan) emas meningkat menjelang tenggat geopolitik. Terlihat peningkatan open interest (jumlah kontrak yang masih terbuka) pada call out-of-the-money (opsi beli dengan harga pelaksanaan di atas harga saat ini, peluang untung jika harga naik cukup jauh), khususnya untuk strike (harga pelaksanaan) di atas $5.300 yang berakhir pada kuartal berikutnya. Ini menunjukkan pelaku pasar bersiap untuk kenaikan tajam, bukan penurunan. Pergerakan harga ini juga didukung oleh pelemahan Dolar AS baru-baru ini, yang bergerak tidak menentu sejak putusan Mahkamah Agung mengubah arah kebijakan dagang. Secara historis, dolar yang volatil atau melemah menjadi pendorong langsung bagi emas. Trader sebaiknya memantau Indeks Dolar (Dollar Index, ukuran kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama), karena penurunan berkelanjutan di bawah titik rendah terbaru kemungkinan membuka jalan bagi emas untuk menguji puncak terbarunya di $5.240 dan lebih tinggi. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code