Di tengah ketegangan geopolitik, permintaan aset lindung nilai mendorong penguatan Yen, sehingga EUR/JPY turun ke sekitar 182,60, melemah 0,14%

    by VT Markets
    /
    Mar 5, 2026
    EUR/JPY diperdagangkan dekat 182,60 pada Kamis, turun 0,14%, karena permintaan terhadap Yen Jepang meningkat saat pasar menghindari risiko (risk-off: investor cenderung memilih aset yang dianggap lebih aman). Yen mendapat dukungan saat perang di Timur Tengah makin memanas. Pelaku pasar beralih ke aset yang dianggap lebih aman, sehingga Yen menguat terhadap beberapa mata uang. Pasangan ini tetap tertekan karena ketegangan geopolitik (geopolitical tensions: konflik atau friksi antarnegara) meningkat.

    Prospek Kebijakan Bank of Japan

    Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda mengatakan BoJ bisa menaikkan suku bunga jika pertumbuhan ekonomi dan inflasi memungkinkan. Pasar masih memperkirakan tidak ada perubahan pada rapat bulan Maret karena ketidakpastian, harga energi yang mudah naik-turun (volatile: cepat berubah), dan risiko geopolitik. Data Zona Euro beragam. Penjualan Ritel (Retail Sales: total nilai penjualan di tingkat toko/ritel) turun 0,1% dibanding bulan sebelumnya (month-on-month: dibanding bulan sebelumnya) pada Januari, sementara perkiraan pasar naik 0,3%. Penjualan Ritel naik 2% dibanding tahun sebelumnya (year-on-year: dibanding periode yang sama tahun lalu), di atas perkiraan 1,7%. Ini menunjukkan belanja tahunan lebih kuat meski turun secara bulanan. Pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) meminta kehati-hatian dan memantau pasar energi yang terkait konflik. Sejumlah pembuat kebijakan mengatakan belum perlu menaikkan suku bunga, sementara kenaikan harga Minyak dan Gas meningkatkan kekhawatiran inflasi (inflation: kenaikan harga barang/jasa secara umum).

    Posisi Untuk Breakout Volatilitas

    Tekanan pada EUR/JPY saat ini merupakan dampak langsung dari peralihan ke aset aman (flight to safety: investor memindahkan dana ke aset yang lebih aman), dengan ketegangan geopolitik mendorong dana masuk ke Yen Jepang. Harga minyak mentah (crude oil: minyak belum diolah) naik lebih dari 15% dalam sebulan terakhir hingga hampir $105 per barel, mendorong indeks volatilitas mata uang (currency volatility index: ukuran seberapa besar naik-turun harga mata uang) ke level tertinggi tahun ini. Kondisi menghindari risiko ini membuat posisi yang “melawan yen” menghadapi tekanan kuat. Meski Gubernur BoJ membahas kenaikan suku bunga, tetap perlu hati-hati. Cukup melihat langkah awal mereka meninggalkan suku bunga negatif (negative rates: suku bunga di bawah nol) pada Maret 2024 untuk memahami betapa pelannya mereka bergerak. Dengan inflasi inti terbaru Jepang (core inflation: inflasi tanpa komponen yang sangat mudah berubah seperti energi dan pangan) untuk Februari 2026 di 2,1%, BoJ punya sedikit alasan untuk bergerak besar dan cepat. Zona Euro menghadapi masalah serupa, dengan pejabat ECB terdengar lebih “dovish” (dovish: cenderung tidak agresif menaikkan suku bunga) karena konflik. Namun, perkiraan cepat (flash estimate: data awal sementara) CPI Februari 2026 (CPI: indeks harga konsumen, ukuran inflasi) menunjukkan kenaikan ke 2,8% dibanding tahun sebelumnya, menghentikan tren turun enam bulan dan menghidupkan lagi kekhawatiran inflasi. Ini mirip guncangan harga energi sepanjang 2025 yang membuat kebijakan tetap ketat lebih lama dari perkiraan. Dengan tarik-menarik antara penghindaran risiko dan inflasi, menyiapkan posisi untuk kemungkinan lonjakan volatilitas (breakout in volatility: pergerakan harga yang tiba-tiba menjadi jauh lebih besar), bukan menebak arah tertentu, terlihat lebih masuk akal. Permintaan opsi meningkat (options: kontrak yang memberi hak untuk beli/jual pada harga tertentu), dengan volatilitas tersirat EUR/JPY satu bulan (implied volatility: perkiraan pasar tentang besar pergerakan harga di masa depan, tercermin dari harga opsi) naik dari 8% menjadi di atas 13% hanya dalam dua minggu. Membeli straddle atau strangle (strategi opsi: membeli kombinasi opsi beli dan opsi jual untuk mendapat untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah) bisa menjadi cara untuk mendapat peluang dari pergerakan besar, baik pasangan naik karena ECB lebih “hawkish” (hawkish: cenderung agresif menaikkan suku bunga) atau turun karena permintaan aset aman berlanjut. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code