Di tengah ketegangan geopolitik, XAG/USD rebound ke $75,00 setelah penurunan 7% dalam likuiditas tipis

    by VT Markets
    /
    Dec 30, 2025
    Perak baru-baru ini naik ke area $75,00 setelah rebound dari titik terendah $70,40. Likuiditas yang tipis menjelang akhir tahun berkontribusi pada fluktuasi yang signifikan dalam logam mulia. Resistensi diperkirakan akan muncul di atas tanda $75,00. Pasar perak mengalami penurunan 7% pada hari Senin karena kondisi likuiditas yang tipis, tetapi kini sedang pulih. Ketegangan geopolitik global dan harapan untuk pelonggaran moneter AS lebih lanjut pada tahun 2026 mendukung logam mulia saat ini. Rusia meninjau kembali posisinya dalam perundingan damai dengan Ukraina setelah insiden drone di kediaman Presiden Putin. Kegiatan militer di sekitar Taiwan terus berlangsung, dan ada ancaman dari mantan Presiden AS Trump terhadap Iran. Rapat terbaru Federal Reserve diperkirakan mencerminkan pandangan yang berbeda, meningkatkan harapan untuk potongan suku bunga yang lebih besar dari yang diperkirakan sebesar 25 basis poin. Pada grafik 4 jam, perak berada di $75,65, didukung oleh SMA 50 periode sekitar $70,89. Oscillator menunjukkan sinyal campuran dengan garis MACD di bawah garis Sinyal, tetapi RSI telah bergerak ke wilayah bullish. Pola bearish mungkin menandakan koreksi yang lebih dalam, dengan resistensi di $76,50 dan $80,00, sementara dukungan bisa ditemukan di level $70,53 dan titik terendah bulan Desember sebesar $64,75. Perak kurang populer daripada emas tetapi digunakan sebagai penyimpan nilai, media tukar, dan perlindungan selama inflasi. Faktor-faktor seperti kejadian geopolitik, tindakan Federal Reserve, dan permintaan industri mempengaruhi harganya. Penggunaan perak di industri, terutama dalam elektronik dan energi surya, juga dapat mempengaruhi perubahan harga. Pergerakan harga perak berhubungan dengan emas, dipengaruhi oleh rasio Emas/Perak. Kami melihat pergerakan tajam di perak, yang telah naik kembali ke area $75,00 setelah penurunan cepat mendekati $70,40. Volatilitas ini adalah hal yang biasa untuk minggu terakhir tahun ini karena volume perdagangan yang tipis. Trader harus siap untuk pergerakan harga yang berlebihan akibat berita apa pun. Ketegangan global yang meningkat memberikan dukungan kuat bagi logam mulia. Kami melihat gesekan yang terus berlanjut di Eropa Timur dan sikap militer di Laut Cina Selatan, yang mendorong trader menuju aset safe-haven seperti perak. Lingkungan ini membuat shorting perak berisiko, karena setiap berita baru dapat memicu rally tajam lainnya. Menambah sentimen bullish adalah harapan akan Federal Reserve yang dovish menjelang 2026. Dengan inflasi inti yang turun menjadi 2,5% pada kuartal ketiga tahun 2025, pasar memperkirakan setidaknya dua pemotongan suku bunga di paruh pertama tahun baru. Dolar yang lebih lemah dan biaya pinjaman yang lebih rendah membuat kepemilikan aset tanpa imbal hasil seperti perak jauh lebih menarik. Dari sudut pandang teknis, gambaran menjadi tidak pasti, dengan indikator memberikan sinyal yang bertentangan dan pola grafik harian yang bearish menjulang. Mengingat volatilitas yang tinggi, trader derivatif mungkin mempertimbangkan strategi yang mendefinisikan risiko, seperti membeli call spread untuk menargetkan level psikologis $80. Pendekatan ini memungkinkan kami untuk berpartisipasi dalam potensi kenaikan sambil membatasi kerugian maksimum jika harga berbalik tajam.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code