Di tengah konflik Timur Tengah, AUD/NZD diperdagangkan di sekitar 1,2100, mendekati level tertinggi dalam 13 tahun di tengah gejolak pasar.

    by VT Markets
    /
    Mar 12, 2026
    AUD/NZD diperdagangkan dekat 1.2100 pada hari Rabu dan mencapai level tertinggi dalam 13 tahun, di tengah gangguan pasar terkait konflik yang melibatkan Israel, AS, dan Iran. Pasangan ini tercatat di 1.2091 pada grafik 4 jam. Reserve Bank of Australia (RBA, bank sentral Australia) menaikkan Official Cash Rate (OCR, suku bunga acuan) sebesar 25 bps (basis poin; 1 bps = 0,01%) menjadi 3,85% setelah rapat bulan Februari. RBA memperkirakan inflasi mencapai puncak sekitar kuartal 2 2026 dan kembali ke titik tengah target 2–3% pada 2028.

    Perbedaan Arah Kebijakan Bank Sentral Dan Perkiraan Pasar

    Di Selandia Baru, pasar memperkirakan beberapa kali kenaikan suku bunga tahun ini setelah perubahan dari panduan bulan lalu bahwa OCR bisa bertahan dekat 2,25% sepanjang tahun. Data Penjualan Manufaktur Selandia Baru untuk kuartal 4 2025 dan Ekspektasi Inflasi Konsumen Australia untuk Maret akan dirilis berikutnya. International Energy Agency (IEA, lembaga energi internasional) mengatakan akan melepas 400 juta barel minyak dari cadangan strategis (stok minyak darurat milik negara) untuk mengatasi kekurangan terkait perang di Iran. Laporan itu juga mencatat perbedaan arah kebijakan bank sentral sebagai faktor yang memengaruhi Kiwi (sebutan umum untuk dolar Selandia Baru/NZD). Pada grafik 4 jam, harga bertahan di atas SMA periode 20 dan 100 yang naik (SMA, Simple Moving Average/rata-rata bergerak sederhana: rata-rata harga untuk melihat arah tren), sementara RSI berada di atas 70 (RSI, Relative Strength Index: indikator momentum; di atas 70 sering dianggap sudah “terlalu tinggi/overbought”). Pada grafik 1 jam, RSI mendekati 76, dengan resistance (area hambatan harga) di 1.2107 dan support (area penahan harga) di 1.2080, 1.2020, dan 1.1980.

    Posisi Options Dan Level-Level Penting

    Kesenjangan kebijakan moneter (beda arah suku bunga) antara Australia dan Selandia Baru adalah pendorong utama pergerakan ini. RBA sudah bertindak tegas, menaikkan suku bunga acuannya ke 3,85% bulan lalu untuk menahan inflasi yang masih tinggi. Sebaliknya, meski pasar kini memperkirakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ, bank sentral Selandia Baru) akan menaikkan suku bunga, bank tersebut sebelumnya lebih berhati-hati dalam pernyataan bulan lalu. Untuk pelaku derivatif (produk turunan seperti opsi), kondisi ini mendukung strategi yang diuntungkan dari kenaikan lanjutan. Membeli call option (opsi beli; hak untuk membeli di harga tertentu) dengan strike price (harga patokan) di atas harga pasar, misalnya sekitar 1.2150, bisa dimanfaatkan untuk mengejar kenaikan dengan risiko yang sudah dibatasi. Namun, sinyal RSI yang sudah di atas 70 perlu diwaspadai. Bull call spread (strategi opsi: beli call di strike lebih rendah dan jual call di strike lebih tinggi untuk menurunkan biaya) bisa lebih aman, misalnya membeli call di 1.2100 dan sekaligus menjual call di 1.2200. Strategi ini membatasi potensi untung, tetapi membantu jika kenaikan berhenti atau terjadi koreksi kecil dari area tinggi ini. Ke depan, rilis Ekspektasi Inflasi Konsumen Australia untuk Maret akan menjadi data penting. Angka yang tinggi biasanya memperkuat perkiraan kebijakan RBA yang lebih ketat (hawkish; cenderung menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi), sehingga bisa mendorong harga menembus resistance 1.2107. Area 1.2080 tetap menjadi support jangka pendek yang penting. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code