Di tengah meningkatnya harapan untuk penyelesaian perang Iran, pasangan EUR/JPY naik ke sekitar 182,60 setelah dua kali penurunan.

    by VT Markets
    /
    Mar 16, 2026
    EUR/JPY naik setelah dua hari turun, diperdagangkan dekat 182,60 pada jam Asia hari Senin. Pasangan ini naik di atas 182,50 karena Euro menguat setelah ada laporan bahwa konflik AS–Israel dengan Iran bisa berakhir dalam “beberapa minggu ke depan”. Laporan itu menyebut hal ini bisa membuat pasokan minyak pulih dan harga energi lebih turun. Meski begitu, Euro masih tertekan oleh harga minyak yang lebih tinggi, yang bisa memperburuk neraca perdagangan Eropa (selisih nilai ekspor dan impor).

    Ekspektasi Suku Bunga Bank Sentral

    Pasar uang kini memperkirakan ada dua kali kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) tahun ini. Bulan lalu, tidak ada perubahan kebijakan yang diperkirakan. Pada hari Minggu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kebebasan pelayaran melalui Selat Hormuz harus dipulihkan secepat mungkin. Ia juga meminta presiden Iran menghentikan serangan terhadap negara-negara di kawasan, termasuk Lebanon dan Irak. Perhatian beralih ke rapat kebijakan ECB berikutnya. Presiden Christine Lagarde diperkirakan akan menjelaskan bagaimana bank akan merespons tekanan inflasi (kenaikan harga umum) yang terkait konflik. Pasangan ini juga bisa tertahan karena Yen Jepang mendapat dukungan dari ekspektasi kemungkinan intervensi mata uang (aksi pemerintah/bank sentral untuk memengaruhi nilai tukar). Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan pemerintah memantau pergerakan dengan ketat dan siap mengambil tindakan tegas bila diperlukan.

    Pelajaran dari Volatilitas 2025 2026

    Kami mengingat optimisme singkat di akhir 2025 ketika EUR/JPY menembus 182,50, didorong harapan konflik dengan Iran akan cepat berakhir. Sentimen ini didasarkan pada gagasan bahwa turunnya harga energi akan membantu Euro. Namun setelah dilihat lagi, dengan minyak WTI (harga patokan minyak AS) yang kemudian melonjak hingga di atas US$110 per barel pada musim dingin itu, harapan ini ternyata keliru karena pasangan ini turun di bawah 175,00 pada Januari 2026. Perkiraan pasar tentang dua kali kenaikan suku bunga ECB di akhir 2025 memang tepat, tetapi trader yang membeli opsi call (kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu, biasanya untung jika harga naik) justru merugi. Kenaikan suku bunga itu adalah respons terhadap inflasi energi yang bertahan, yang akhirnya merusak ekonomi lebih besar daripada dukungan suku bunga yang lebih tinggi terhadap mata uang. Data Eurostat terbaru menegaskan Zona Euro masuk resesi teknis (ekonomi menyusut dua kuartal berturut-turut) pada paruh kedua 2025, menunjukkan dampak buruk dari biaya energi yang tinggi. Peringatan otoritas Jepang tentang intervensi bukan sekadar ancaman, sehingga menambah risiko besar bagi siapa pun yang memegang posisi long EUR/JPY (memasang taruhan harga akan naik) saat itu. Kami melihat tindakan tegas dari Kementerian Keuangan pada November 2025, yang mendorong yen menguat tajam dan menyebabkan pergerakan harian lebih dari 300 pip (satuan perubahan kecil pada pasangan mata uang). Ini menunjukkan mengapa opsi berjangka lebih panjang, seperti straddle (strategi membeli opsi call dan put sekaligus untuk untung dari pergerakan besar ke arah mana pun), akan lebih bijak dibanding sekadar bertaruh satu arah.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code