Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan penurunan prospek Selandia Baru oleh Fitch, NZD/USD turun di bawah 0,5850 pada sesi Asia.

    by VT Markets
    /
    Mar 23, 2026
    NZD/USD turun ke sekitar 0,5830 pada awal perdagangan Asia hari Senin, turun di bawah 0,5850. Penurunan terjadi karena permintaan naik untuk mata uang *safe haven* (mata uang “tempat aman” saat pasar takut), seperti Dolar AS, akibat ketegangan di Timur Tengah. Militer Iran mengatakan akan menutup penuh Selat Hormuz jika AS mengebom pembangkit listrik Iran. Donald Trump memberi Iran 48 jam untuk membuka kembali selat tersebut bagi pengiriman kapal atau menghadapi serangan pada infrastruktur energi mereka.

    Penurunan Outlook Fitch Menambah Tekanan pada Dolar Kiwi

    Fitch Ratings menurunkan *outlook* (arah perkiraan) peringkat utang jangka panjang New Zealand dalam mata uang asing menjadi negatif dari stabil, sambil mempertahankan peringkat di ‘AA+’. Fitch mengaitkan konflik Iran dengan risiko bagi ekonomi New Zealand karena ketergantungannya pada impor energi. Sikap *hawkish* (cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi untuk menahan inflasi) dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ/bank sentral New Zealand) dapat membatasi penurunan NZD lebih lanjut. Pasar memperkirakan peluang hampir 50% kenaikan suku bunga paling cepat pada Mei 2026.

    Volatilitas Opsi Naik Saat Trader Menghitung Ulang Risiko

    Mencerminkan ketidakpastian ini, *implied volatility* (perkiraan volatilitas dari harga opsi, yaitu seberapa besar pasar memperkirakan harga bisa bergerak) pada opsi NZD/USD tenor satu bulan melonjak ke atas 15%, naik tajam dibanding pasar yang lebih tenang pada akhir 2025. Volatilitas setinggi ini membuat strategi seperti *straddle* (strategi opsi dengan membeli opsi beli dan opsi jual sekaligus untuk mendapat untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah) menjadi menarik, karena bisa untung dari pergerakan harga yang besar jika ketegangan tiba-tiba memburuk atau mereda. Menjual opsi juga bisa menarik karena *premium* (biaya opsi) tinggi, tetapi risikonya besar. Walau pasar memperkirakan potensi kenaikan suku bunga RBNZ pada Mei, hal ini saat ini tertutup oleh kuatnya Dolar AS. Perlu diingat, Federal Reserve AS (bank sentral AS) tetap pada sikap tegas setelah data inflasi AS terbaru berada di atas perkiraan pada 3,2%. Karena itu, potensi penguatan NZD dari spekulasi kenaikan suku bunga kemungkinan terbatas selama situasi geopolitik tetap tegang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code