Reaksi Pasar Dan Perkiraan Suku Bunga
Konflik Timur Tengah dan harga minyak yang lebih tinggi membuat pasar mengurangi perkiraan pemangkasan suku bunga pada Maret karena risiko inflasi. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris (yield, yaitu tingkat “bunga” yang diminta investor) naik tajam pada Senin saat perkiraan suku bunga berubah. Partai Labour kalah dalam pemilihan sela Gorton dan Denton, memunculkan pertanyaan soal kepemimpinan Perdana Menteri Starmer dan rencana anggaran Kanselir Reeves (kebijakan fiskal: pajak dan belanja pemerintah). Ini menambah tekanan pada Sterling (mata uang pound Inggris). Di AS, Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) menahan suku bunga di 3,50% sampai 3,75% pada Januari, dan risalah rapat (minutes, ringkasan pembahasan rapat) menunjukkan sebagian peserta membahas kenaikan suku bunga jika inflasi tetap di atas target. Dolar menguat sebagai aset aman (safe-haven, aset yang dicari saat krisis) selama krisis Iran. Secara teknikal, GBP/USD diperdagangkan dekat 1,3355, di bawah EMA 50 hari sekitar 1,3510 dan menguji EMA 200 hari dekat 1,3375. Resistance (batas atas tempat harga sering sulit naik menembus) berada di 1,3400–1,3425 dan 1,3510, sedangkan support (batas bawah tempat harga sering tertahan) ada dekat 1,3300 dan 1,3200.Prospek Sterling Dan Perubahan Harga
Melihat ke depan, volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan pasar soal besar-kecilnya gerak harga yang “tercermin” dalam harga opsi) kemungkinan naik menjelang data inflasi Inggris yang rilis dua minggu lagi. Data pasar saat ini dari Office for National Statistics (ONS, badan statistik resmi Inggris) menunjukkan pertumbuhan upah masih tinggi di 5,8%, metrik penting yang dipantau BoE. Trader bisa mempertimbangkan membeli put (opsi put, kontrak yang nilainya cenderung naik saat harga aset turun) untuk melindungi diri dari penurunan tajam jika data upah lebih tinggi dari perkiraan. Faktor geopolitik yang mendorong daya tarik dolar sebagai aset aman tahun lalu berubah, tetapi belum hilang, dengan harga minyak Brent (patokan harga minyak global) bertahan di atas $85 per barel. Di sisi lain, The Fed memberi sinyal akan bersabar sebelum memangkas suku bunganya, sehingga menopang dolar AS. Latar ini tetap menjadi hambatan bagi pemulihan sterling yang besar dan bertahan lama. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.