Implied Volatility Outlook
Dengan GBP/USD melemah, kami memperkirakan volatilitas tersirat akan naik tajam dalam beberapa minggu ke depan. Volatilitas tersirat adalah perkiraan pasar tentang seberapa besar harga bisa berayun, biasanya dihitung dari harga opsi. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual pada harga tertentu) untuk bersiap menghadapi pergerakan harga yang lebih besar, karena situasi geopolitik saat ini membuat lonjakan mendadak lebih mungkin terjadi. Jika melihat reaksi pasar saat konflik awal 2022, Cboe Volatility Index (VIX, indeks yang sering disebut “indeks ketakutan” yang mengukur perkiraan gejolak pasar saham AS) melonjak di atas 30, level yang bisa diuji lagi. Penurunan Pound terutama dipicu menguatnya Dolar AS, karena dana mencari aset aman (safe haven, tempat investor “berlindung” saat pasar bergejolak). Dollar Index (DXY, indeks yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap sekeranjang beberapa mata uang utama) sudah naik 1,5% bulan ini, menekan mata uang seperti GBP. Tren ini kemungkinan berlanjut selama konflik meningkat, sehingga strategi seperti posisi jual pada GBP/USD atau membeli opsi call USD (opsi untuk hak membeli USD pada harga tertentu, sehingga diuntungkan saat USD naik) menjadi umum. Dari sisi kami, ekonomi Inggris sangat rentan terhadap guncangan energi yang berjalan, mengingat kenaikan inflasi pada 2022 dan 2023. Saat itu, UK CPI (Consumer Price Index, ukuran inflasi/harga barang dan jasa) melonjak melewati 10%, melemahkan belanja masyarakat dan memaksa Bank of England berada dalam posisi sulit. Pasar kini khawatir hal itu terulang, sehingga menekan nilai Pound terhadap dolar. Pelepasan 400 juta barel dari cadangan strategis adalah intervensi besar, jauh melebihi pelepasan 180 juta barel yang dikoordinasikan AS pada 2022. Walau ini bisa menahan harga minyak sementara, langkah ini menunjukkan kekhawatiran tinggi pembuat kebijakan terhadap gangguan pasokan yang berkepanjangan. Trader melihatnya bukan sebagai solusi, melainkan tanda bahwa krisisnya serius.Derivative Strategy Considerations
Dengan faktor-faktor ini, trader derivatif (instrumen turunan, yaitu produk keuangan yang nilainya mengikuti aset lain seperti mata uang) dapat memilih membeli opsi put GBP/USD (hak untuk menjual pada harga tertentu, diuntungkan saat harga turun) untuk bertaruh penurunan lanjutan sambil membatasi risiko. Data penting yang perlu dipantau adalah laporan persediaan energi mingguan dan perubahan sikap Federal Reserve dibanding Bank of England. Selisih arah kebijakan bank sentral (divergence, yaitu satu lebih ketat/keras daripada yang lain), dengan The Fed tetap lebih agresif melawan inflasi, akan mempercepat pelemahan Pound.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.