Di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah, yen menguat, mendorong EUR/JPY turun sedikit ke sekitar 184,15 pada awal sesi Asia.

    by VT Markets
    /
    Mar 24, 2026
    EUR/JPY diperdagangkan dengan penurunan ringan di dekat 184,15 pada awal perdagangan Asia hari Senin. Yen Jepang menguat terhadap euro karena eskalasi konflik di Timur Tengah meningkatkan permintaan untuk aset *safe haven* (aset “tempat berlindung” yang biasanya dicari saat pasar takut, misalnya yen, emas, atau obligasi pemerintah yang aman). Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan pada hari Senin bahwa Iran akan menutup sepenuhnya Selat Hormuz jika Presiden AS Donald Trump menjalankan ancaman untuk menargetkan pembangkit listrik. Trump memberi Iran waktu 48 jam untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran atau menghadapi penghancuran infrastruktur energinya.

    Permintaan Safe Haven Mengangkat Yen

    Risiko berlanjutnya konflik dalam waktu lama memberi dukungan tambahan bagi yen, sehingga menekan pasangan silang ini. Pejabat Jepang juga memberi sinyal siap merespons pergerakan mata uang. Pejabat valuta asing (FX/pertukaran mata uang) tertinggi Jepang, Atsushi Mimura, mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah siap mengambil langkah di semua sisi untuk menghadapi volatilitas (naik-turun tajam) di pasar valuta asing. Intervensi verbal (peringatan/komentar pejabat untuk memengaruhi nilai tukar tanpa aksi langsung di pasar) disebut sebagai faktor yang dapat mendukung yen. Pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan berbicara pada Senin malam. Setelah itu, perhatian beralih ke laporan inflasi Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang untuk Februari, yang akan dirilis pada hari Selasa.

    Volatilitas Tersirat Menjadi Bisa Diperdagangkan

    Lonjakan geopolitik seperti ini membuat volatilitas tersirat (*implied volatility*—perkiraan volatilitas yang “terbaca” dari harga opsi) menjadi sesuatu yang bisa diperdagangkan. Kita melihat dinamika serupa pada awal 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina, ketika volatilitas mata uang melonjak, sehingga strategi opsi yang diuntungkan saat volatilitas naik (*long-volatility*), seperti *straddle* (membeli opsi beli dan opsi jual pada harga dan jatuh tempo yang sama), menjadi sangat menguntungkan. Pada skenario 2025 itu, membeli opsi lebih baik daripada langsung melakukan *short* pada pasangan (bertaruh harga turun), karena risikonya lebih terbatas jika terjadi pembalikan tajam akibat kabar de-eskalasi (ketegangan mereda). Peringatan lisan dari pejabat Jepang tahun lalu bukan sekadar kata-kata, karena turut memperkuat yen. Saat itu, inflasi inti Jepang (inflasi “dasar” yang biasanya tidak memasukkan harga yang sangat bergejolak seperti makanan dan energi) terus berada di atas target 2% Bank of Japan (bank sentral Jepang) selama lebih dari setahun, sehingga otoritas punya alasan kuat untuk mempertahankan nilai mata uangnya. Kondisi dasar ini membuat arus *safe-haven* sejalan dengan arah kebijakan, sehingga posisi *bearish* (pandangan harga akan turun) pada EUR/JPY menjadi lebih kuat. Data CPI Jepang (CPI = Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi) yang akan datang menjadi pemicu utama dalam beberapa minggu berikutnya. Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, hal itu akan makin mendorong otoritas Jepang, sehingga memberi tekanan turun tambahan pada EUR/JPY. Karena itu, perdagangan bisa disusun memakai kombinasi opsi seperti *bear put spread* (membeli opsi jual dan menjual opsi jual lain pada harga kesepakatan berbeda untuk membatasi risiko sekaligus menurunkan biaya) agar risikonya jelas sambil memanfaatkan penurunan lanjutan. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code