Presiden Trump Akhiri Penutupan Pemerintahan
Presiden Trump menandatangani undang-undang untuk mengakhiri penutupan pemerintahan terpanjang, mengembalikan pendanaan. Saat ini ada antisipasi terhadap data makroekonomi AS yang tertunda selama penutupan 43 hari, tetapi jadwal publikasi tetap tidak jelas. Para pelaku pasar sedang mempertimbangkan kembali harapan akan pemotongan suku bunga Federal Reserve pada bulan Desember. Ada pandangan yang berbeda di antara anggota Fed tentang perlunya pelonggaran, dengan Stephen Miran menyarankan biaya pinjaman yang lebih rendah dan Raphael Bostic mengungkapkan kekhawatiran tentang inflasi. Sentimen pasar kini kurang cenderung kepada pemotongan suku bunga Desember, dengan pasar berjangka menyesuaikan harapan. Menurut alat FedWatch dari CME Group, kemungkinan pemotongan seperempat poin telah menurun menjadi 54%, dibandingkan dengan 64% minggu lalu dan lebih dari 90% sebulan yang lalu. Indeks Dolar AS saat ini stabil di sekitar 104,50, kontras dengan kelemahan yang kita lihat ketika menguji level 99,00 dalam kondisi pasar serupa. Meskipun selera risiko membaik, dolar menemukan dukungan dari faktor-faktor yang lebih kompleks daripada sekadar narasi risiko naik/risk-off. Situasi ini memerlukan pendekatan yang lebih cermat dibandingkan dengan siklus sebelumnya.Volatilitas Historis dalam Dolar
Kita ingat periode awal 2019 ketika pembukaan pemerintah menyebabkan penurunan tajam dalam dolar yang dipicu oleh sentimen. Saat itu, berakhirnya penutupan terpanjang dalam sejarah dan data ekonomi yang tertunda menciptakan minggu-minggu ketidakpastian bagi para trader. Volatilitas historis itu mengingatkan kita tentang bagaimana resolusi politik dapat sementara mengalahkan faktor dasar. Berbeda dengan skenario 2019 di mana pemotongan suku bunga diperkirakan, pasar hari ini menghadapi Federal Reserve yang berbeda. Dengan laporan CPI terbaru menunjukkan inflasi inti yang tetap tinggi di 2,8%, Fed tampaknya berkomitmen untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama. Alat FedWatch CME saat ini menunjukkan kemungkinan kurang dari 15% untuk pemotongan suku bunga pada kuartal berikutnya, berubah besar dari yang lalu. Ini menciptakan tarik-menarik bagi dolar, membuat taruhan arah menjadi berisiko dan strategi opsi lebih menarik. Tingkat pengangguran yang stabil tetapi tinggi di 4,1% menambah ketidakpastian, menunjukkan ekonomi yang melambat yang bertentangan dengan sikap hawkish Fed. Trader sebaiknya mempertimbangkan untuk membeli volatilitas melalui instrumen seperti straddles pada pasangan utama seperti EUR/USD untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan signifikan ke arah mana pun. Lingkungan saat ini juga tercermin dalam Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang perlahan naik dari titik terendahnya dan kini mendekati 17. Ini menunjukkan bahwa trader sedang memperhitungkan lebih banyak ketidakpastian ke depan, terutama dengan data inflasi kunci dan angka penjualan ritel yang diharapkan muncul minggu depan. Latar belakang ini menguntungkan strategi yang memperpanjang volatilitas daripada yang memerlukan keyakinan arah yang kuat.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.