Emas (XAU/USD) naik ke level tertinggi harian baru pada awal perdagangan Eropa setelah memantul dari area $4.633–$4.632, level terendah dalam empat hari. Laporan Wall Street Journal menyebut negara-negara di kawasan berupaya membawa AS dan Iran kembali ke meja perundingan dalam beberapa hari, setelah pembicaraan akhir pekan berakhir tanpa kesepakatan.
Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan penawaran final sudah diajukan namun ditolak, sementara media pemerintah Iran menyebut tuntutan berlebihan menghambat kesepakatan. Presiden AS Donald Trump mengatakan Angkatan Laut AS akan mulai memblokade Selat Hormuz, dan serangan Israel di Lebanon berlanjut, meningkatkan risiko tensi kawasan yang lebih luas.
Ketegangan Geopolitik dan Harga Minyak
Minyak mentah WTI naik kembali ke $98 per barel setelah perkembangan terbaru. Data inflasi AS untuk Maret menunjukkan kenaikan bulanan terbesar dalam hampir empat tahun, dengan CPI utama (indeks harga konsumen, ukuran inflasi yang paling sering dipakai) naik 0,9% dari Februari dan 3,3% secara tahunan (year on year), berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
Perubahan perkiraan suku bunga mendorong imbal hasil (yield, tingkat “hasil” yang dibayar) obligasi pemerintah AS (US Treasury) naik dan menopang Dolar AS, yang bisa membatasi kenaikan emas. Nada teknikal jangka dekat tetap agak negatif di bawah SMA 100 jam (Simple Moving Average, rata-rata pergerakan harga), dengan MACD (indikator momentum berbasis selisih dua rata-rata bergerak) masih negatif dan RSI (Relative Strength Index, indikator kekuatan tren) di sekitar 44.
Area resistance (hambatan kenaikan) berada dekat SMA 100 jam di $4.732,63, dan dibutuhkan tembus berkelanjutan agar tekanan turun mereda. Pelaku pasar memantau titik terendah sebelumnya dan lembah pergerakan terbaru sebagai zona support (penopang harga) potensial.
Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.