Gambaran Teknis Grafik Harian
Pada grafik harian, GBP/USD masih cenderung turun (bearish: harga lebih sering melemah) dan diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 100 hari yang mulai mendatar (exponential moving average/EMA: rata-rata harga yang memberi bobot lebih besar pada data terbaru) serta di bawah garis tengah Bollinger. Bollinger band (pita Bollinger: indikator dengan pita atas-bawah yang mengukur seberapa besar harga bergerak) dan garis tengahnya biasanya berupa rata-rata bergerak. RSI berada dekat 45 dan di bawah garis tengah, menunjukkan dorongan kenaikan yang melemah. RSI (Relative Strength Index: indikator yang mengukur kekuatan naik-turun harga). Support pertama yang perlu diperhatikan adalah 1,3230, dengan level turun berikutnya dekat 1,3160 jika level itu tembus. Resistance pertama berada di sekitar 1,3430, dan pergerakan di atasnya akan mengalihkan fokus ke 1,3560. Bagian analisis teknikal dibuat dengan bantuan alat AI (kecerdasan buatan: sistem komputer yang membantu menganalisis data). Kondisi saat ini mengarah pada potensi penurunan lanjutan untuk GBP/USD, sehingga opsi put (kontrak yang biasanya naik nilainya ketika harga aset turun) menarik untuk beberapa minggu ke depan. Penguatan dolar AS masih bertahan, didorong oleh perannya sebagai safe haven (aset “tempat berlindung” saat pasar tidak pasti) di tengah konflik yang meningkat. Membeli put yang berakhir pada akhir April atau Mei dengan strike price (harga patokan dalam kontrak opsi) dekat 1,3250 dapat menempatkan trader pada posisi untuk pergerakan menuju support awal di 1,3230.Pertimbangan Strategi Opsi
Latar ekonomi Inggris mendukung pandangan bearish ini, dengan data terbaru menunjukkan pertumbuhan PDB (GDP: nilai total barang dan jasa yang dihasilkan) Kuartal 4 2025 hanya 0,1% dan inflasi Februari tetap tinggi di 3,9%. Ini berbeda dengan AS, di mana laporan tenaga kerja Februari yang kuat (lebih dari 210.000 pekerjaan baru) membuat arah kebijakan The Federal Reserve lebih hawkish (cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi untuk menekan inflasi) dibanding Bank of England. Perbedaan kebijakan ini menjadi faktor utama yang menekan pound. Bagi yang memperkirakan penurunan bertahap, bear call spread bisa menjadi pilihan. Strategi ini dilakukan dengan menjual call option (kontrak yang biasanya naik nilainya ketika harga aset naik) pada strike price di level resistance 1,3430 dan sekaligus membeli call lain yang out-of-the-money (strike di atas harga pasar saat ini, sehingga peluang “masuk untung” lebih kecil). Dengan cara ini, kita bisa menerima premium (biaya yang diterima penjual opsi). Strategi ini untung bila pasangan tetap di bawah strike yang dijual hingga jatuh tempo (expiration: tanggal kontrak berakhir), dengan memanfaatkan pergerakan yang cenderung terbatas dalam kisaran (range-bound: naik-turun di area tertentu tanpa tren kuat). Kita perlu mengingat reaksi pound terhadap guncangan energi tahun 2022, ketika kekhawatiran stagflation menjadi nyata dan mendorong mata uang ke level terendah. Situasi saat ini, dengan minyak Brent kembali menembus $100 per barel, mirip dengan periode itu dan menegaskan risiko penurunan besar bagi ekonomi Inggris. Contoh sejarah ini memperkuat kemungkinan penembusan di bawah support 1,3230.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.