Guncangan Minyak Dan Permintaan Aset Aman
Iran telah menghentikan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, sehingga harga minyak naik dan perkiraan inflasi (kenaikan harga barang/jasa secara umum) meningkat. Hal ini mendukung permintaan emas. Emas sudah lama dipakai sebagai penyimpan nilai (aset yang cenderung menjaga daya beli) dan alat tukar. Emas juga dipakai untuk perhiasan dan sering dibeli saat pasar sedang tegang. Bank sentral adalah pemegang emas terbesar dan memakainya untuk diversifikasi cadangan (membagi simpanan ke beberapa aset agar risiko tidak terkonsentrasi). Pada 2022, mereka menambah 1.136 ton emas senilai sekitar $70 miliar, total tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai, dengan China, India, dan Turki menaikkan cadangan. Harga emas sering bergerak berlawanan arah dengan Dolar AS dan obligasi pemerintah AS (US Treasuries, surat utang yang diterbitkan pemerintah AS). Harganya juga bisa bereaksi terhadap risiko geopolitik, ketakutan resesi (perlambatan ekonomi yang dalam), dan perubahan suku bunga. Emas diperdagangkan dalam dolar AS dengan kode XAU/USD (harga emas terhadap dolar AS).Volatilitas Pasar Dan Lindung Nilai
Dengan emas melesat melewati $5.300, kita harus siap menghadapi volatilitas (naik-turun harga yang tajam) dalam beberapa minggu ke depan. Kenaikan awal ini adalah reaksi langsung terhadap konflik di Timur Tengah, yaitu aksi “lari ke aset aman” (memindahkan dana ke aset yang dianggap lebih aman) yang masih bisa berlanjut. Pedagang derivatif (produk turunan seperti opsi dan futures) sebaiknya melihat opsi beli (*call option*, hak untuk membeli pada harga tertentu) pada emas, karena level *strike* (harga patokan dalam kontrak opsi) di $5.500 bahkan $6.000 kini mulai diperhitungkan jika konflik membesar. Indikator ketakutan pasar, VIX (indeks yang mengukur perkiraan gejolak pasar saham AS), sudah melonjak lebih dari 40% ke 38, level tertinggi sejak gejolak perbankan pada 2025. Ini membuat membeli opsi lebih mahal, tetapi melindungi portofolio saham jangka panjang dengan opsi jual indeks (*index put*, hak menjual indeks pada harga tertentu untuk membatasi rugi) kini sangat penting. Kami memperkirakan volatilitas tersirat (*implied volatility*, perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) akan tetap tinggi selama ketegangan geopolitik menjadi penggerak utama pasar. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran adalah faktor paling besar untuk inflasi yang lebih luas. Minyak Brent sudah naik 15% menjadi di atas $120 per barel, level yang akan langsung berarti biaya energi lebih tinggi dan menekan bank sentral. Ini memperkuat alasan emas sebagai pelindung inflasi (*inflation hedge*, aset yang diharapkan tahan saat inflasi naik), tren yang terlihat sepanjang 2025 ketika inflasi global rata-rata tetap tinggi di 4,1%. Ini bukan waktu untuk lengah pada aset berisiko (seperti saham), karena korelasi berlawanan (satu naik saat yang lain turun) sedang terlihat jelas. Seperti krisis sebelumnya, misalnya guncangan awal perang Ukraina pada 2022, pasar saham kemungkinan bergerak turun saat modal mencari tempat aman. Kami melihat futures S&P 500 (kontrak berjangka yang mencerminkan perkiraan arah indeks S&P 500) mengarah pada pembukaan yang jauh lebih rendah, dengan pedagang sudah memperhitungkan risiko yang meningkat. Walau Dolar AS juga dianggap aset aman, guncangan inflasi mendadak dari minyak membuat arahnya lebih rumit. Dolar yang lebih kuat biasanya membatasi kenaikan emas, tetapi pasar kini bertaruh bahwa inflasi yang bertahan bisa memaksa The Fed (bank sentral AS) berada dalam posisi sulit terkait suku bunga. Pantau indeks DXY (indeks kekuatan Dolar AS terhadap beberapa mata uang utama), karena pelemahan di bawah level 102 bisa menjadi pendorong tambahan bagi emas. Ingat bahwa bank sentral telah menjadi penopang kuat bagi harga emas. Mereka melanjutkan pembelian besar sepanjang 2025, menambah lebih dari 1.000 ton ke cadangan sebagai langkah mengurangi ketergantungan pada dolar (*de-dollarize*, mengurangi penggunaan/ketergantungan pada Dolar AS). Permintaan dasar ini menunjukkan bahwa setiap penurunan harga emas kemungkinan dianggap sebagai peluang beli oleh pelaku besar. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.