Poin-poin penting Level Support dan Resistance
Support (area penahan turun) berada di 210,21 (23,6%), lalu 209,08 (38,2%), dengan 207,25 sebagai dasar rentang jika harga turun lebih jauh. Resistance (area penahan naik) berada di 211,13 (50%), lalu 212,04 (61,8%) dan 213,34 (78,6%), dengan 215,00 sebagai puncak ayunan sebelumnya (swing high: titik puncak terakhir sebelum harga berbalik). Indikator momentum (alat untuk melihat kekuatan arah pergerakan) mengarah naik, dengan RSI (Relative Strength Index/indikator kekuatan tren) kembali di atas 50 dan dekat 50,8. Garis MACD (Moving Average Convergence Divergence/indikator tren berbasis rata-rata bergerak) telah melintasi garis sinyal dan menjadi positif, sementara histogram (batang yang menunjukkan jarak antar-garis MACD) melebar. Bias naik ini didukung oleh perbedaan kebijakan bank sentral yang makin lebar sejak 2025. Data terbaru Januari 2026 menunjukkan inflasi Inggris tetap tinggi di 2,9%, sehingga Bank of England mempertahankan sikap hawkish (cenderung menaikkan suku bunga/ketat terhadap inflasi). Faktor dasar (fundamental) ini terus mendukung Pound terhadap mata uang lain. Sebaliknya, Bank of Japan masih ragu untuk memperketat kebijakan secara agresif meski ada tanda awal pertumbuhan upah. Dalam rapat Februari 2026, mereka menahan suku bunga dekat nol, menandakan normalisasi kebijakan (kembali ke kondisi suku bunga “normal”) akan sangat bertahap. Perbedaan kebijakan ini membuat posisi long GBP/JPY (long: bertaruh harga naik) menarik dalam beberapa minggu ke depan.Pertimbangan Strategi Opsi
Dengan momentum yang bullish (bias naik), trader dapat mempertimbangkan membeli opsi call (kontrak yang memberi hak membeli di harga tertentu) untuk memanfaatkan potensi kenaikan lanjutan. Penembusan di atas swing high 215,00 tampak mungkin, sehingga strike (harga kesepakatan) seperti 216,00 atau 217,00 untuk jatuh tempo April menarik. Strategi ini memberi risiko yang jelas/terbatas (defined-risk) untuk ikut serta jika ada reli menuju puncak baru. Namun, perlu diingat pelajaran 2025 ketika yen sempat menguat karena berita geopolitik sebelum berbalik arah. Untuk lindung nilai (hedge: mengurangi risiko) terhadap lonjakan volatilitas atau penurunan tajam, membeli opsi put pelindung (put: hak menjual di harga tertentu) di bawah support kunci 212,04 adalah langkah yang bijak. Ini memungkinkan tetap memegang posisi long inti sambil memiliki perlindungan dari pembalikan pasar mendadak. Volatilitas tersirat (implied volatility: perkiraan volatilitas dari harga opsi) untuk pasangan ini masih moderat, sehingga premi opsi (biaya opsi) tidak terlalu mahal. Kondisi ini dapat mendukung strategi seperti bull call spread (membeli call lalu menjual call di strike lebih tinggi untuk menekan biaya). Pendekatan ini efektif untuk menargetkan pergerakan bertahap menuju area 217,00–218,00 dalam beberapa minggu ke depan.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.