Risiko Timur Tengah dan Rute Pengiriman
Araghchi mengatakan Selat Hormuz terbuka, tetapi tidak untuk negara yang berperang dengan Iran. Laporan sebelumnya menyebut Iran mengenakan biaya pada beberapa kapal agar bisa lewat dengan aman melalui selat tersebut. Di AS, S&P Global mengatakan aktivitas bisnis melambat ke level terendah dalam 11 bulan pada Maret, dengan Composite PMI (indikator gabungan aktivitas bisnis) di 51,4 dibanding 51,9. Services PMI (indikator sektor jasa) turun ke 51,1 dari 51,7, sedangkan Manufacturing PMI (indikator sektor manufaktur/pabrik) naik ke 52,4 dari 51,6, di atas perkiraan 51, dan rata-rata 4 minggu ADP Employment (data pekerjaan versi perusahaan ADP) adalah 10 ribu. Di Inggris, S&P Global menunjukkan Composite Flash PMI (data awal/cepat untuk PMI gabungan) turun ke 51 pada Maret dari 53,7. Services PMI turun ke 51,2 dari 53,9, Manufacturing turun tipis ke 51,4 dari 51,7, dan harga masukan manufaktur (biaya bahan/komponen produksi) adalah yang tertinggi sejak krisis Sterling 1992. Pound adalah mata uang Inggris dan sudah ada sejak 886 M. Pound adalah unit FX (valas, yaitu pertukaran mata uang) dengan perdagangan terbesar ke-4, mencakup 12% transaksi, rata-rata $630 miliar per hari pada 2022, dengan GBP/USD 11%, GBP/JPY 3%, dan EUR/GBP 2%.Dukungan untuk Dolar dan Ekspektasi Suku Bunga
Dolar AS menguat karena harga minyak yang lebih tinggi dan yield obligasi pemerintah yang naik. Dengan WTI crude (minyak mentah acuan AS) baru-baru ini menembus di atas $81 per barel dan yield US Treasury 10 tahun (obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun) bertahan di atas 4,25%, pasar menilai Federal Reserve tidak akan memangkas suku bunga tahun ini. Kondisi ini membuat Pound sulit menguat terhadap Dolar. Di Inggris, ada tanda ekonomi melambat, dengan aktivitas bisnis turun ke level terendah dalam enam bulan pada Maret. Pada saat yang sama, harga masukan manufaktur menyentuh level yang belum terlihat sejak krisis Sterling 1992. Data inflasi konsumen terbaru sebesar 3,4% menegaskan Bank of England (bank sentral Inggris) terjepit antara pertumbuhan yang melemah dan harga yang masih tinggi. Perbedaan arah ini menunjukkan strategi yang bisa diuntungkan dari turunnya GBP/USD, misalnya membeli opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual di harga tertentu). Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjaga volatilitas (tingkat naik-turun harga) tetap tinggi, sehingga opsi berguna untuk mengelola risiko. Level kunci yang perlu diperhatikan adalah garis tren dukungan (support trend line, yaitu area yang sering menahan penurunan) tepat di atas 1,3300. Penutupan harian (daily close, yaitu harga penutupan pada akhir hari perdagangan) di bawah 1,3300 menjadi sinyal kuat untuk menambah posisi bearish (posisi yang mendapat untung saat harga turun), dengan target potensial dekat pivot 1,3220 (level acuan yang sering jadi titik pantul) lalu 1,3100. Kita perlu memasang stop (stop-loss, batas rugi otomatis) atau meninjau ulang pandangan bearish jika pasangan ini berhasil merebut lagi level 1,3500. Ini menunjukkan momentum naik belum sepenuhnya hilang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.