Federal Reserve And Data Focus
Data AS menunjukkan ISM Services PMI (indeks manajer pembelian sektor jasa, ukuran aktivitas bisnis; angka di atas 50 berarti ekspansi) naik ke 56,1 pada Februari dari 53,8, di atas perkiraan 53,5. Ini dapat mendukung perkiraan suku bunga lebih tinggi lebih lama, yang bisa menguatkan Dolar AS dan menekan komoditas yang dihargai dalam dolar. Pasar umumnya memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga tanpa perubahan sampai musim panas. Terpisah, bank sentral menambah 1.136 ton emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan (aset simpanan resmi negara) pada 2022, pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai, menurut World Gold Council (lembaga industri yang melacak data pasar emas).Derivatives Positioning And Volatility
Bagi trader derivatif (instrumen turunan seperti opsi dan futures), situasi ini menunjukkan volatilitas tersirat (perkiraan besar-kecilnya gerak harga yang “tertanam” dalam harga opsi) bisa naik menjelang rapat The Fed berikutnya. Tarik-menarik antara inflasi yang sulit turun dan harapan pasar akan pemangkasan suku bunga pada musim panas menciptakan keseimbangan yang tegang, sehingga posisi long straddle atau strangle (strategi opsi untuk mendapat keuntungan dari pergerakan harga besar, arah tidak harus tepat) menarik untuk menangkap pergerakan harga yang besar. Menjual covered call (menjual opsi call sambil memegang aset emasnya, untuk mendapat premi/pendapatan) terhadap posisi emas yang sudah ada juga bisa menjadi strategi untuk menghasilkan pendapatan jika kita memperkirakan harga akan bergerak di kisaran yang sempit dalam beberapa minggu ke depan. Kita juga perlu mempertimbangkan dukungan kuat dari bank sentral, yang memberi “lantai” bagi harga. World Gold Council baru-baru ini menegaskan bank sentral menambah 1.050 ton lagi ke cadangan mereka pada 2025, melanjutkan tren pembelian agresif selama bertahun-tahun. Permintaan yang terus-menerus dari sumber resmi ini membantu menyerap penurunan besar akibat sentimen jangka pendek. Dolar AS yang kuat, didorong oleh perkiraan suku bunga saat ini, tetap menjadi hambatan utama bagi emas. Trader perlu memantau Dollar Index (DXY) (indeks yang mengukur kekuatan dolar terhadap beberapa mata uang utama) dengan saksama, karena tanda pelunakan nada The Fed bisa melemahkan dolar dan memicu kenaikan tajam pada emas. Perubahan nada yang mengejutkan dari pejabat The Fed bisa menjadi pemicu yang membuat emas keluar dari kisaran perdagangannya saat ini.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.