Dolar AS Melemah saat Harapan Kesepakatan Iran Menekan Minyak; Intervensi Yen dan Data China Mengangkat Mata Uang Berisiko

    by VT Markets
    /
    May 6, 2026

    Ekspektasi baru atas kesepakatan damai AS–Iran dan turunnya harga minyak Brent menekan Dolar AS. Rencana AS untuk mengawal pelayaran di Selat Hormuz, yang dikenal sebagai Project Freedom, dibatalkan sebelum diluncurkan setelah Presiden Trump menyebut ada “Kemajuan Besar” menuju kesepakatan dengan Iran.

    Minyak Brent dibuka turun tajam (gap turun) dan melemah 6% dari puncak hari sebelumnya. Pelemahan harga minyak ini terjadi bersamaan dengan aksi jual lanjutan pada dolar AS, sementara pasar saham global tetap kuat berkat kenaikan terkait AI (kecerdasan buatan).

    Tekanan Dolar Dari Minyak Dan Diplomasi

    USD/JPY turun tajam di tengah dugaan intervensi mata uang oleh Jepang (aksi pemerintah/bank sentral untuk memengaruhi nilai tukar). Perkembangan di Timur Tengah disebut menjadi pendorong utama apakah kenaikan USD/JPY belakangan ini terus memudar, karena situasi bisa berubah cepat.

    Data China yang menunjukkan ketahanan ekonomi juga menambah tekanan pada dolar. Dolar Australia dan Dolar Selandia Baru menjadi mata uang G10 (kelompok 10 mata uang utama negara maju) dengan kinerja terbaik hari itu, setelah data PMI China melampaui perkiraan, didorong jasa yang lebih kuat. PMI (Purchasing Managers’ Index/indeks manajer pembelian) adalah survei aktivitas bisnis; angka di atas 50 biasanya berarti ekspansi.

    Kami pernah melihat pola serupa pada 2025, saat harapan damai Timur Tengah dan turunnya harga minyak menekan dolar AS. Kini, Dollar Index (indeks kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) bertahan di sekitar level 105, mencerminkan ketegangan serupa ketika pelaku pasar menimbang faktor geopolitik melawan data ekonomi.

    Penurunan tajam Brent pada 2025 berbeda dengan kondisi saat ini, ketika harga stabil di sekitar US$83 per barel. Kami melihat ini sebagai peluang untuk menjual put pada ETF minyak seperti USO. Put adalah kontrak opsi yang memberi hak menjual di harga tertentu; menjual put berarti menerima premi (imbalan) dengan keyakinan harga tidak akan turun jauh lagi. Jika ketegangan Timur Tengah kembali meningkat, call spread menjadi cara lebih hemat biaya untuk bertaruh pada lonjakan harga. Call spread adalah strategi opsi dengan membeli call dan menjual call lain di harga lebih tinggi untuk menekan biaya; call adalah opsi yang memberi hak membeli.

    Strategi Opsi Untuk Volatilitas Yen

    Seperti pada 2025, pasar kembali menghadapi dampak intervensi Jepang, dengan otoritas diduga menghabiskan lebih dari US$35 miliar pekan lalu untuk menahan pelemahan yen. Volatilitas pada pasangan USD/JPY membuat strategi membeli straddle atau strangle menarik. Straddle adalah membeli opsi call dan put di harga yang sama; strangle membeli call dan put di harga berbeda. Keduanya bertujuan meraih keuntungan dari pergerakan besar, tanpa harus menebak arah.

    Dolar Australia dan Selandia Baru tetap sangat dipengaruhi kesehatan ekonomi China, tema yang juga dominan pada 2025. Dengan Caixin Manufacturing PMI (PMI manufaktur versi Caixin, survei sektor pabrik) China yang kembali naik untuk bulan keenam beruntun ke 51,4, alasan untuk penguatan dolar Australia makin kuat. Kami menilai membeli opsi call AUD/USD adalah cara paling jelas untuk mengekspresikan pandangan ini terhadap kekuatan kawasan yang berlanjut.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code