Dolar AS menguat terhadap Yen Jepang, mendekati angka 156,70 selama perdagangan Eropa

    by VT Markets
    /
    Dec 31, 2025
    USD/JPY telah meningkat selama dua hari berturut-turut, mendekati level tertinggi mingguan 156.70, didorong oleh penguatan Dollar AS secara umum. Kenaikan ini menyusul rilis Notulen FOMC, di mana para pembuat kebijakan Fed sepakat untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan mereka di bulan Desember.

    Fokus pada Kebijakan Federal Reserve dan Bank of Japan

    Meskipun ada kekhawatiran tentang inflasi yang terus berlangsung, Komite Pasar Terbuka Federal condong untuk mendukung pasar tenaga kerja yang melemah melalui biaya pinjaman yang lebih rendah. Mereka menyarankan pemotongan suku bunga lebih lanjut kemungkinan akan terjadi pada 2026, meskipun pasar memperkirakan setidaknya dua pengurangan suku bunga dalam tahun depan. Bank of Japan menegaskan kembali sikapnya terhadap suku bunga yang lebih tinggi, meskipun tidak memberikan komitmen tentang kapan kenaikan berikutnya mungkin terjadi. Nilai Yen telah menurun seiring pasar menganalisis kemungkinan pemotongan suku bunga di masa depan, mengingat perbedaan antara kebijakan ultra-longgar BoJ dan posisi bank sentral lainnya. Nilai Yen Jepang dipengaruhi oleh faktor termasuk kebijakan BoJ, perbedaan imbal hasil obligasi, dan sentimen risiko yang lebih luas. Sebagai tempat berlindung yang aman, Yen mungkin menguat selama periode guncangan pasar karena stabilitas dan keandalannya yang dianggap tinggi. Kami melihat Dollar AS menguat terhadap Yen, mendorong pasangan ini mendekati level 156.70. Kekuatan ini berasal dari notulen pertemuan Federal Reserve yang terbaru, yang menunjukkan keraguan tentang pemotongan suku bunga di masa depan. Pembacaan inflasi inti PCE terbaru sebesar 3,1% menunjukkan mengapa mereka berhati-hati, karena tetap jauh di atas target 2% mereka.

    Strategi Pasar dan Manajemen Risiko

    Di sisi lain, Yen kehilangan kekuatan saat kami mempertanyakan urgensi Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga. Meskipun CPI Inti Tokyo terbaru tetap di atas target 2% BoJ selama lebih dari satu setengah tahun, bank tersebut lambat dalam memberikan sinyal timeline konkret untuk kenaikan berikutnya. Perbedaan kebijakan ini adalah faktor utama yang menjaga kekuatan dollar terhadap yen. Kita juga harus memperhatikan pasar tenaga kerja AS, yang menunjukkan tanda-tanda kelemahan yang jelas. Laporan Non-Farm Payrolls terbaru dari awal Desember 2025 hanya menambahkan 95.000 pekerjaan, melewatkan ekspektasi dan memicu keputusan Fed untuk memotong suku bunga. Ini menempatkan Fed dalam posisi sulit, menyeimbangkan pasar kerja yang lemah dengan inflasi yang terus ada. Bagi trader derivatif, lingkungan ini menunjukkan bahwa posisi dollar panjang terhadap yen bisa tetap menguntungkan hingga awal 2026. Membeli opsi call pada USD/JPY dapat menangkap potensi kenaikan lebih lanjut jika tren berlanjut. Namun, dengan pasangan ini berada di level tinggi, kita juga harus mempertimbangkan risiko intervensi dari otoritas Jepang, mirip dengan yang kita lihat pada tahun 2022. Dengan risiko intervensi ini, membeli opsi put di luar uang pada USD/JPY dapat bertindak sebagai perlindungan murah terhadap pembalikan mendadak. Volatilitas saat ini relatif rendah karena perdagangan yang tipis selama liburan, yang bisa membuat penetapan harga opsi menarik bagi strategi yang mengharapkan terjadinya breakout di awal Januari. Kami memperkirakan volatilitas akan meningkat seiring kembalinya partisipasi pasar di tahun baru. Buat akun VT Markets langsung Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code