Dolar Australia Melemah Sedikit Terhadap Yen Jepang Setelah Isyarat Suku Bunga Bank Jepang

    by VT Markets
    /
    Jan 6, 2026
    Dolar Australia merosot terhadap Yen Jepang sebesar 0,05% setelah pernyataan dari Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda, yang menunjukkan kemungkinan kenaikan suku bunga jika kondisi ekonomi memenuhi harapan. Pasangan mata uang ini diperdagangkan sekitar 105,00, dengan RSI di 65,20, menunjukkan tren naik, sementara AUD/JPY tetap sedikit di bawah puncak tahun lalu yaitu 105,22.

    Tingkat Teknis dan Pengaruh Pasar

    Penerobosan di atas 105,22 dapat mendorong AUD/JPY menuju 105,77, dengan target lebih lanjut di 109,37. Level dukungan berada di 105,00, 104,40, dan 104,00, dengan zona signifikan di sekitar 103,00 dan SMA 50-hari di 102,40. Suku bunga yang ditetapkan oleh Reserve Bank of Australia (RBA) mempengaruhi kinerja Dolar Australia. Dolar Australia dipengaruhi oleh harga Bijih Besi, mengingat profil ekspor Australia, dan kesehatan ekonomi China sebagai mitra dagang utama. RBA bertujuan untuk mempertahankan tingkat inflasi yang stabil, yang berdampak pada suku bunga ekonomi yang lebih luas. Pertumbuhan ekonomi China mempengaruhi permintaan terhadap sumber daya Australia, sementara harga Bijih Besi secara langsung meningkatkan atau mengurangi nilai Dolar Australia. Neraca Perdagangan yang positif memperkuat mata uang, mencerminkan tingginya permintaan terhadap ekspor Australia.

    Strategi Pasar dan Outlook Volatilitas

    Data baru yang krusial adalah CPI inti nasional Jepang, yang tetap tinggi di kuartal keempat tahun 2025 di angka 2,7%, jauh di atas target BoJ. Ini telah menyebabkan pasar swap kini memperkirakan lebih dari 70% kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir kuartal ini. Kepastian yang meningkat ini memperkuat Yen dan membuat kemungkinan penerobosan yang berkelanjutan di atas 105,22 menjadi jauh lebih kecil dalam waktu dekat. Di sisi Australia, gambaran kurang meyakinkan, menciptakan perbedaan kebijakan yang mendukung kekuatan Yen. Sementara harga bijih besi telah menemukan dukungan, baru-baru ini diperdagangkan sekitar $138 per ton, data lemah dari China menjadi kendala. Kami mencatat bahwa PMI manufaktur resmi China untuk Desember 2025 tercatat di angka kontraksi 49,8, membatasi antusiasme untuk Dolar Australia. Dengan demikian, para trader harus mempertimbangkan untuk melindungi posisi panjang atau memulai strategi bearish. Membeli opsi put dengan harga pelaksanaan di bawah level dukungan 104,40 yang disebutkan dalam analisis tahun lalu bisa menjadi cara yang bijaksana untuk bersiap menghadapi penurunan. Strategi ini memberikan perlindungan downside sambil membatasi risiko pada premi yang dibayarkan. Volatilitas implisit telah meningkat, mencerminkan ketidakpastian pasar mengenai waktu pasti langkah berikutnya dari BoJ. Kami melihat dinamika serupa pada Maret 2024 ketika bank mengakhiri kebijakan suku bunga negatif, yang menyebabkan pergerakan tajam dan mendadak pada Yen. Oleh karena itu, strategi seperti long straddle bisa dipertimbangkan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan ke salah satu arah, meskipun membutuhkan penambahan yang substansial untuk menjadi menguntungkan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code