Dolar Australia menguat terhadap dolar AS di tengah sikap hawkish RBA dan antisipasi pertemuan federal

    by VT Markets
    /
    Dec 30, 2025
    Pasangan AUD/USD diperdagangkan lebih tinggi sekitar 0.6700, dengan Dolar Australia mengalami sedikit pemulihan. Gerakan ini didukung oleh harapan akan kebijakan moneter yang lebih ketat di Australia tahun depan, bersamaan dengan menantikan risalah pertemuan bulan Desember Federal Reserve. Kenaikan Dolar Australia berasal dari keyakinan bahwa Reserve Bank of Australia mungkin akan mempertahankan sikap ketatnya lebih lama dari bank sentral lainnya. Ini diperkuat oleh pandangan inflasi yang tidak pasti, dengan bank siap untuk memperketat kebijakan jika diperlukan.

    Stabilitas Dolar di AS

    Di AS, Dolar stabil saat pelaku pasar menunggu informasi dari risalah Federal Reserve. Fed mengurangi suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan Desember, menetapkan kisaran target 3.50%-3.75%, sambil memperkirakan hanya satu pemotongan lagi pada tahun 2026. Perhatian pasar juga beralih ke perkembangan politik yang akan datang di AS. Faktor kunci adalah pengumuman yang akan datang mengenai pengganti Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve. Dolar Australia menunjukkan perubahan persentase terbesar terhadap Pound Inggris, menunjukkan kekuatan. Tabel yang disediakan menunjukkan AUD meningkat sebesar 0.33% terhadap GBP. Secara keseluruhan, kondisi ekonomi global dan keputusan politik terus memengaruhi nilai mata uang dan proyeksi ekonomi masa depan.

    Perbedaan Kebijakan Bank Sentral

    Kita melihat pasangan AUD/USD bertahan di dekat 0.6700, didorong oleh perpecahan yang jelas dalam kebijakan bank sentral. Pasar percaya bahwa Reserve Bank Australia akan mempertahankan suku bunga tinggi hingga tahun depan, sementara Federal Reserve AS sudah mulai memotongnya. Perbedaan kebijakan ini adalah tema utama yang kita perdagangkan menjelang Januari 2026. Sikap ketat RBA dapat dipahami mengingat inflasi yang tetap tinggi. Kita melihat CPI kuartalan terbaru untuk Q3 2025 berada di angka 3.5%, masih jauh di atas kisaran target RBA 2-3%, yang mendukung keputusan mereka untuk mempertahankan suku bunga pada 4.35%. Kita sekarang menantikan data CPI Australia berikutnya di bulan Januari sebagai peristiwa kunci yang dapat mengonfirmasi atau menantang pandangan hawkish ini. Di sisi lain, Fed telah melonggarkan kebijakan, dengan memotong suku bunga kuncinya tiga kali selama tahun 2025 menjadi kisaran saat ini 3.50%-3.75%. Ini mencerminkan keberhasilan dalam menurunkan inflasi AS, dengan pembacaan PCE Inti terbaru untuk November 2025 melambat menjadi 2.8%. Risalah pertemuan Fed yang akan datang akan diperiksa untuk mencari petunjuk apakah satu pemotongan suku bunga yang telah disinyalkan untuk 2026 adalah batas bawah atau batas atas. Selisih suku bunga yang semakin besar membuat posisi long AUD/USD menarik dari perspektif carry trade. Sebagai trader, memegang Dolar Australia yang memiliki imbal hasil lebih tinggi dibandingkan Dolar AS yang memiliki imbal hasil lebih rendah memberikan swap positif. Strategi ini kemungkinan akan semakin menarik jika data yang akan datang memperkuat perbedaan kebijakan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code