Sinyal Campuran Dari AS
Di AS, Dolar tetap berada pada posisi rendah meskipun baru-baru ini mengalami peningkatan. Data ketenagakerjaan memberikan pesan yang campur aduk; ADP menyebutkan rata-rata 4.750 pekerjaan baru diciptakan setiap minggu, sementara laporan JOLTS menunjukkan sedikit kenaikan dalam lowongan pekerjaan. Indikator pasar kerja yang melambat tidak memberikan kepastian tentang kekuatan ekonomi, menyebabkan keyakinan bahwa Fed mungkin akan mengatasi ekspektasi pelonggaran yang berlebihan. Konflik internal dalam Komite Pasar Terbuka Federal menunjukkan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut bisa terjadi pada tahun 2026. Angka-angka terkini mencerminkan ketahanan Dolar Selandia Baru terhadap mata uang utama, terutama Yen Jepang. Namun, dinamika berbagai faktor, termasuk keputusan dari Federal Reserve, terus mempengaruhi arahnya.Dampak Federal Reserve Terhadap Pasar
Pasar hampir tidak bergerak menjelang keputusan Federal Reserve besok. Kami mengantisipasi pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin, tetapi fokus sebenarnya adalah pada pesan “hawkish” yang mungkin menyertainya. Ini telah menempatkan batasan pada NZD/USD, menjaga agar tetap sedikit di bawah level 0.5800. Dengan data Indeks Harga Konsumen AS terbaru untuk November 2025 menunjukkan inflasi sebesar 2,8%, kami percaya Fed harus memberi sinyal untuk menunggu di awal 2026. Ini memperkuat gagasan bahwa pelonggaran lebih lanjut akan berlangsung lambat, menciptakan lingkungan yang berisiko untuk perdagangan spot sederhana. Opsi yang melindungi terhadap penurunan tajam dalam Kiwi, seperti membeli put dengan harga strike sekitar 0.5700, bisa menjadi langkah yang bijak. Di sisi lain, Dolar Selandia Baru mendapatkan dukungan solid dari angka perdagangan China terbaru. Surplus perdagangan yang dilaporkan sebesar $75 miliar untuk bulan November, didorong oleh kenaikan tahunan ekspor sebesar 5,9%, merupakan dorongan signifikan untuk prospek ekonomi Selandia Baru. Kekuatan fundamental inilah yang membuat Kiwi tidak jatuh lebih jauh, meskipun kekuatan Dolar sebelum keputusan Fed. Kami telah melihat volatilitas tersirat satu minggu untuk NZD/USD melambung hingga lebih dari 12%, level tertinggi sejak gejolak pasar di awal 2025. Ini menunjukkan bahwa para pedagang memperkirakan pergerakan besar, tetapi juga memberikan peluang. Jika Fed memberikan hasil seperti yang diharapkan dan pasar tidak merespons, menjual strangle bisa menjadi cara yang menguntungkan untuk perdagangan penurunan volatilitas berikutnya. Melihat ke depan setelah pertemuan besok, “dot plot” yang diperbarui akan sangat penting untuk menilai pemikiran Fed untuk tahun 2026. Kami ingat bagaimana pasar salah mengira siklus pelonggaran cepat pada tahun 2024, hanya untuk terkejut oleh kesabaran Fed. Setiap petunjuk tentang kemungkinan pengganti Ketua Powell pada bulan Mei mendatang hanya akan menambah ketidakpastian jangka panjang ini. Buat akun VT Markets Anda yang aktif dan mulai berdagang sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.