Key Downside Levels
Level penurunan berikutnya mencakup batas bawah kanal turun (falling channel, yaitu rentang pergerakan harga yang menurun dan membentuk “saluran”) di dekat 0.8580. Level proyeksi lain berada di sekitar 0.8535. Euro, sterling (pound Inggris), Bunds (obligasi pemerintah Jerman), dan Gilts (obligasi pemerintah Inggris) disebut berada pada atau dekat level jenuh jual (oversold, yaitu kondisi saat harga turun terlalu cepat sehingga berpotensi memantul). Catatan itu juga mengatakan aset-aset tersebut kemungkinan akan memantul (bounce, yaitu kenaikan sementara setelah turun). Kurs silang (cross, yaitu pasangan mata uang yang tidak melibatkan USD) EUR/GBP telah menembus di bawah rata-rata pergerakan 200 hari dan kini menguji level support kunci 0.8610. Kelemahan teknikal (analisis berbasis grafik/harga) ini menunjukkan arah yang lebih mudah adalah turun. Kita perlu siap jika tren turun ini berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Dengan pandangan ini, kami menilai strategi yang tepat adalah bersiap untuk penurunan lanjutan. Trader dapat mempertimbangkan membeli opsi put (kontrak yang memberi hak untuk menjual di harga tertentu, biasanya untung saat harga turun) dengan harga kesepakatan (strike price, yaitu harga yang disepakati dalam opsi) dekat 0.8580 atau bahkan 0.8535 untuk memanfaatkan potensi penembusan. Level-level ini adalah target berikutnya yang masuk akal jika support 0.8610 gagal bertahan.Fundamental Backdrop
Pandangan bearish (bearish, yaitu ekspektasi harga turun) ini diperkuat oleh faktor fundamental (data ekonomi/kebijakan), karena data terbaru awal 2026 menunjukkan inflasi Inggris tetap keras kepala di atas target pada 2.8%, sementara inflasi Zona Euro telah mendingin ke 2.1%. Perbedaan ini menunjukkan Bank of England akan terpaksa menahan suku bunga lebih tinggi lebih lama dibanding Bank Sentral Eropa. Selisih suku bunga saat ini sebesar satu poin persentase penuh antara BoE dan ECB terus menguntungkan sterling. Namun, perlu dicatat bahwa pasangan ini secara teknikal sudah jenuh jual, sehingga pantulan jangka pendek mungkin terjadi. Pendekatan yang lebih hati-hati adalah memanfaatkan setiap kenaikan kembali menuju area resistensi (resistance, yaitu level yang cenderung menahan kenaikan) 0.8650–0.8690 sebagai peluang untuk masuk posisi bearish baru di level yang lebih baik. Ini memungkinkan kita menjual saat harga menguat, bukan mengejar harga yang sudah turun. Melihat ke belakang, dinamika serupa terjadi pada kuartal keempat 2025 ketika pasangan ini berulang kali gagal mempertahankan kenaikan di atas level 0.8700. Setiap kegagalan diikuti penurunan cepat, menegaskan tren turun yang sudah berlangsung. Periode itu mengonfirmasi kesediaan pasar untuk menjual euro terhadap pound setiap kali ada tanda kekuatan ekonomi Inggris yang relatif lebih baik.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.