Stabilitas Renminbi Lepas Pantai
Bank juga melaporkan kenaikan penerbitan obligasi Dim Sum (obligasi berdenominasi Renminbi yang diterbitkan di luar Tiongkok daratan, umumnya di Hong Kong) dan meningkatnya penggunaan Renminbi untuk penyelesaian perdagangan (pembayaran transaksi ekspor-impor). Bank mengaitkan faktor-faktor ini dengan kestabilan RGI. Standard Chartered menilai dukungan untuk penggunaan Renminbi yang lebih luas datang dari upaya otoritas Tiongkok daratan dan Hong Kong dalam Rencana Lima Tahun ke-15 (rencana kebijakan ekonomi pemerintah untuk lima tahun). Bank juga menyoroti makin beragamnya aset Renminbi (instrumen investasi yang nilainya menggunakan Renminbi) sebagai latar pendukung. Kinerja stabil Renminbi lepas pantai (CNH) menunjukkan volatilitas tersirat (perkiraan naik-turun harga yang dihitung dari harga opsi) kemungkinan tetap rendah dalam beberapa pekan ke depan. Kami melihat volatilitas tersirat CNH diperdagangkan mendekati level terendah 18 bulan, sangat berbeda dibanding level tinggi saat ketidakpastian tarif AS–China pada pertengahan 2025. Kondisi volatilitas rendah ini membuat strategi menjual opsi (menerima premi/biaya opsi) lebih menarik untuk menghasilkan pendapatan, dibanding membeli opsi. Dengan tren CNH yang diperkirakan naik bertahap, kami melihat peluang menjual put out-of-the-money pada pasangan USD/CNH (put = opsi yang diuntungkan saat harga turun; out-of-the-money = harga opsi belum menguntungkan bila dieksekusi pada harga saat ini; USD/CNH = nilai tukar dolar AS terhadap CNH). Strategi ini bisa untung dari peluruhan waktu (nilai opsi menyusut mendekati tanggal jatuh tempo) dan dari stabilnya mata uang atau penguatan perlahan. Dukungan kebijakan dari Rencana Lima Tahun ke-15 menjadi dasar yang kuat untuk pandangan ini.Penggunaan Renminbi Global yang Meningkat
Pandangan ini diperkuat oleh data terbaru yang menunjukkan peningkatan penggunaan mata uang ini secara global. Data SWIFT (jaringan pesan pembayaran antarbank internasional) yang dirilis pekan lalu menunjukkan porsi Renminbi dalam pembayaran global mencapai rekor baru 4,8% pada Februari, naik dari 4,5% di akhir tahun lalu. Ini menegaskan kembali meningkatnya minat terhadap aset Renminbi yang kami pantau sejak gencatan dagang dicapai pada November 2025. Kami juga mencatat penerbitan obligasi Dim Sum tetap kuat, dengan lebih dari RMB 100 miliar diterbitkan hanya dalam dua bulan pertama tahun ini. Ini menunjukkan kepercayaan investor yang luas, tidak hanya di pasar mata uang. Permintaan berkelanjutan terhadap aset berdenominasi Renminbi (aset yang nilainya memakai Renminbi) seharusnya membantu menopang CNH.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.