Ekspektasi inflasi satu tahun konsumen AS, menurut UoM, naik menjadi 3,8%, melampaui perkiraan 3,4%

    by VT Markets
    /
    Mar 27, 2026
    Ekspektasi inflasi konsumen AS untuk 1 tahun ke depan pada Maret naik melebihi perkiraan. Perkiraannya 3,4%, sedangkan angka sebenarnya 3,8%. Data ini menunjukkan ekspektasi tersebut 0,4 poin persentase lebih tinggi dari perkiraan. Ini merujuk pada perkiraan inflasi konsumen selama 12 bulan ke depan di Amerika Serikat (inflasi konsumen berarti kenaikan harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga). Angka inflasi 3,8% yang lebih tinggi dari perkiraan ini menunjukkan The Federal Reserve (Fed, bank sentral AS) mungkin akan menahan suku bunga (bunga acuan) tetap tinggi lebih lama. Pasar sebelumnya memasukkan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada akhir tahun ini, dan data ini langsung menentang pandangan itu. Kita perlu mengantisipasi nada yang lebih hawkish dari pejabat Fed dalam beberapa minggu ke depan (hawkish berarti lebih cenderung menaikkan/menjaga suku bunga ketat untuk menekan inflasi). Laporan ini tidak berdiri sendiri, karena menyusul laporan pekerjaan Februari 2026 yang kuat, yang menunjukkan lebih dari 260.000 pekerjaan baru dan tekanan upah yang meningkat (tekanan upah berarti upah naik sehingga bisa mendorong harga ikut naik). Inflasi Core PCE (ukuran inflasi pilihan Fed; “core” berarti tidak memasukkan harga makanan dan energi yang sering berubah tajam) juga naik menjadi 3,1% bulan lalu, menghentikan tren turunnya. Pola inflasi yang sulit turun dan pasar tenaga kerja yang kuat membuat Fed lebih sulit untuk membenarkan pelonggaran kebijakan (pelonggaran kebijakan berarti menurunkan suku bunga atau membuat kondisi keuangan lebih longgar). Kita ingat perubahan tajam di pasar pada 2025 ketika data inflasi yang keras kepala memaksa pasar cepat mengubah perkiraan tentang kebijakan Fed (repricing berarti pasar menyesuaikan harga aset karena ekspektasi berubah). Situasi sekarang terasa mirip, menunjukkan terlalu banyak rasa aman. Biaya jika salah menilai inflasi yang bertahan lama sangat besar. Karena itu, trader dapat mempertimbangkan membeli put pada indeks saham seperti SPX dan NDQ dengan masa berlaku April dan Mei 2026. Put adalah kontrak opsi yang nilainya cenderung naik saat harga turun; ini berfungsi sebagai lindung nilai (hedge) langsung terhadap penurunan pasar karena kekhawatiran Fed akan lebih agresif. Valuasi (penilaian harga relatif terhadap kinerja/pendapatan), terutama di sektor teknologi, terlihat rentan jika sentimen suku bunga berubah. Strategi lain adalah mengantisipasi imbal hasil obligasi (bond yield, kira-kira “tingkat hasil” obligasi) yang naik melalui kontrak futures (futures adalah kontrak untuk membeli/menjual aset di harga tertentu pada tanggal tertentu). Melakukan short pada futures US Treasury 2-Year Note (ZT) adalah cara langsung untuk mengambil posisi saat pasar mengubah perkiraan kebijakan Fed jangka dekat. Kita sudah melihat yield 2 tahun melonjak 12 basis poin ke 4,85% akibat berita inflasi ini (basis poin = 0,01%), dan kemungkinan masih bisa naik lagi.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code