Elias Haddad dari BBH mengatakan bahwa membaiknya sentimen risiko mendukung USD, seiring DXY berkonsolidasi di bawah 100 di tengah pembicaraan soal Iran.

    by VT Markets
    /
    Mar 25, 2026
    Suasana risiko global membaik karena pasar bersiap untuk kemungkinan penyelesaian konflik yang melibatkan Iran. Saham dan obligasi global naik, minyak Brent mendekati $100 per barel, dan DXY sedang berkonsolidasi (bergerak di kisaran sempit) di bawah 100,00. *Catatan istilah:* **Brent crude** = patokan harga minyak dunia; **DXY (Dollar Index)** = indeks yang mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama. Respons Iran terhadap perubahan sikap AS untuk menurunkan ketegangan disebut sebagai faktor yang menentukan apakah rasa takut pasar sudah mencapai puncaknya. Sampai situasi lebih jelas, dolar AS dinilai masih berisiko menguat karena kebutuhan pendanaan bisa naik saat pasar tertekan. *Catatan istilah:* **de-escalation** = upaya menurunkan ketegangan; **funding demand** = kebutuhan mendapatkan dana/likuiditas.

    Near Term Dollar Outlook

    BBH (Brown Brothers Harriman, sebuah bank/institusi riset) bersikap netral terhadap dolar untuk siklus jangka pendek. BBH memperkirakan DXY akan bertahan di kisaran 96,00–100,00, terkait dengan perbedaan suku bunga antara AS dan ekonomi besar lain. *Catatan istilah:* **interest rate gaps/differentials** = selisih suku bunga antarnegara yang sering memengaruhi arus dana dan nilai tukar. Untuk jangka lebih panjang, BBH tetap berpandangan negatif terhadap dolar. Alasannya: turunnya kepercayaan pada kebijakan dagang dan keamanan AS, melemahnya penilaian atas kredibilitas fiskal AS (kemampuan negara mengelola utang dan anggaran), serta meningkatnya campur tangan politik pada Federal Reserve (bank sentral AS). Kami melihat sentimen risiko global membaik karena pasar memasukkan kemungkinan penyelesaian ketegangan Iran yang meningkat pada akhir 2025. Dengan Indeks Dolar (DXY) berkonsolidasi di sekitar 98,50, pelaku pasar terlihat lebih percaya diri. Ini tercermin dari S&P 500 (indeks saham besar AS) yang pulih hampir 5% pada kuartal ini. Meski lebih tenang, kami melihat risiko jangka pendek condong ke dolar yang lebih kuat jika tekanan keuangan kembali. Sejarah, seperti guncangan pasar pada 2022, menunjukkan perpindahan dana ke dolar sebagai aset aman terjadi cepat dan keras. Karena itu, memegang sebagian opsi call dolar yang murah dan out-of-the-money (harga kesepakatan masih jauh dari harga sekarang) untuk 30–60 hari ke depan bisa menjadi lindung nilai yang masuk akal terhadap lonjakan ketegangan mendadak. *Catatan istilah:* **flight to safety** = perpindahan dana ke aset yang dianggap aman; **hedge/lindung nilai** = cara mengurangi risiko; **call option (opsi call)** = hak untuk membeli aset pada harga tertentu; **out-of-the-money** = opsi yang belum menguntungkan jika dieksekusi pada harga saat ini.

    Range Trading Strategies

    Secara siklus, kami memperkirakan DXY tetap bertahan di kisaran 96,00–100,00 dalam beberapa bulan ke depan. Dengan data CPI AS (inflasi harga konsumen) Februari bertahan di 2,8%, The Fed (Federal Reserve) kecil kemungkinan memangkas suku bunga lebih cepat dibanding Bank Sentral Eropa, sehingga selisih suku bunga tetap stabil. Ini membuat strategi seperti menjual iron condor pada futures (kontrak berjangka) mata uang menarik, karena strategi ini untung saat pergerakan harga kecil (volatilitas rendah). *Catatan istilah:* **CPI** = ukuran inflasi; **futures/kontrak berjangka** = kontrak untuk membeli/menjual di masa depan; **iron condor** = kombinasi beberapa opsi untuk mencari untung jika harga tetap di dalam kisaran; **volatility/volatilitas** = besar-kecilnya naik turun harga. Secara struktur (jangka panjang), pandangan kami tetap negatif terhadap dolar karena kepercayaan pada kebijakan AS menurun dan kredibilitas fiskal memburuk. Proyeksi CBO (Congressional Budget Office, lembaga analisis anggaran AS) pada Januari menunjukkan rasio utang terhadap PDB (debt-to-GDP, perbandingan utang negara dengan ukuran ekonomi) berpotensi melewati 120% pada akhir dekade, yang menekan sentimen jangka panjang. Trader dengan horizon lebih dari satu tahun dapat mempertimbangkan membangun posisi bertahap pada opsi put DXY berjangka panjang. *Catatan istilah:* **debt-to-GDP** = rasio utang dibanding ukuran ekonomi; **put option (opsi put)** = hak untuk menjual aset pada harga tertentu; **long-dated** = jatuh tempo masih lama. Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code