Emas bergerak stabil di dekat US$4.400 karena ketegangan Timur Tengah, kenaikan harga minyak, dan imbal hasil AS membatasi kenaikan

    by VT Markets
    /
    Mar 25, 2026
    Emas diperdagangkan mendekati harga pembukaannya pada hari Selasa di tengah ketegangan Timur Tengah, setelah Wall Street Journal melaporkan Pentagon berencana mengerahkan brigade tempur dari Divisi Lintas Udara (Airborne Division) elit Angkatan Darat AS. XAU/USD (harga emas terhadap dolar AS) diperdagangkan di $4.404 setelah sempat menyentuh titik terendah harian $4.306. Pasar berfokus pada risiko pecahnya kembali konflik jika pembicaraan AS–Iran gagal mencapai kesepakatan dalam empat hari. Perang di Iran mendekati minggu kelima dan telah mengganggu pengiriman sekitar seperlima minyak dan gas alam global melalui Selat Hormuz.

    Penggerak Pasar dan Pergerakan Harga

    WTI (harga patokan minyak AS) naik lebih dari 3% ke $91,65. Indeks Dolar AS (DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) naik 0,34% ke 99,50 setelah sempat turun ke 99,09. Axios melaporkan ada pembahasan untuk mengadakan perundingan damai tingkat tinggi dengan Iran paling cepat hari Kamis, tergantung respons Iran. Pada data AS, S&P Global Services PMI (indeks manajer pembelian sektor jasa, indikator arah aktivitas bisnis) melambat dari 51,7 ke 51,1, indeks lainnya naik dari 51,6 ke 52,4, dan Composite PMI (gabungan jasa dan manufaktur) turun dari 51,9 ke 51,4. Rata-rata empat minggu Employment Change ADP (perkiraan perubahan jumlah pekerjaan dari ADP, perusahaan penggajian) naik dari 9 ribu menjadi 10 ribu. Pasar menilai tidak ada pemotongan suku bunga The Fed (bank sentral AS) tahun ini, dengan peluang 14% kenaikan pada April; imbal hasil 10 tahun naik hampir 5,5 basis poin (bps, 0,01%) ke 4,408%. Secara teknikal, emas membentuk pola “hammer” (pola candlestick yang sering menandakan potensi pembalikan arah) pada hari Senin dan menyentuh $4.098, dekat SMA 200 hari (rata-rata bergerak 200 hari, indikator tren jangka panjang) di $4.077. Level resistance (batas harga yang sering menahan kenaikan) berada di $4.536, $4.590, $4.736, dan $4.960; level support (batas harga yang sering menahan penurunan) berada di $4.402, $4.245, dan $4.077. Kondisi saat ini sulit, karena daya tarik emas sebagai aset “safe haven” (aset yang biasanya dicari saat pasar tidak pasti) akibat ketegangan Timur Tengah tertahan oleh dolar AS yang kuat. Harga minyak yang tinggi membuat The Fed enggan menurunkan suku bunga, sehingga dolar menjadi lebih menarik. Kebimbangan pasar ini menunjukkan bahwa memakai opsi (kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual aset pada harga tertentu) untuk membatasi risiko akan menjadi strategi penting dalam beberapa minggu ke depan. Kegugupan pasar terlihat jelas, dengan CBOE Volatility Index/VIX (indeks volatilitas, sering disebut “indeks ketakutan” pasar saham) baru-baru ini melonjak ke 28, level yang belum terlihat sejak tekanan di sektor perbankan pada awal 2025. Ketidakpastian ini mirip dengan guncangan minyak di masa lalu, ketika kekhawatiran inflasi memengaruhi kebijakan bank sentral. Volatilitas tersirat pada opsi emas (perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) untuk kontrak jangka dekat melonjak lebih dari 30% dalam dua minggu, menandakan pelaku pasar memperkirakan pergerakan harga besar.

    Strategi Opsi dan Manajemen Risiko

    Gangguan di Selat Hormuz adalah isu utama, karena sekitar 21% cairan minyak bumi global melewati jalur itu setiap hari. Harga minyak yang bertahan di atas $90 akan langsung mendorong angka inflasi, dan kemungkinan memaksa The Fed tetap “hawkish” (cenderung ketat: suku bunga tinggi untuk menekan inflasi) atau bahkan menaikkan suku bunga. Karena itu, kita perlu memantau derivatif minyak (instrumen turunan seperti kontrak berjangka dan opsi) sebagai sinyal utama untuk arah kebijakan uang dan arah dolar. Dengan potensi pergerakan tajam, strategi long straddle pada emas (membeli opsi call dan put sekaligus pada harga dan waktu kedaluwarsa yang sama, untuk untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah) bisa efektif, agar bisa mendapat manfaat dari penembusan harga ke atas atau ke bawah saat situasi Iran lebih jelas. Bagi yang cenderung bullish (memperkirakan harga naik) jika konflik meningkat, membeli opsi call pada XAU/USD memberi peluang menangkap kenaikan di atas resistance $4.536 dengan risiko terbatas. Sebaliknya, opsi put (hak untuk menjual pada harga tertentu) dapat melindungi jika perundingan damai berhasil dan dolar yang kuat mendorong emas turun di bawah support $4.402. Minggu ini, kita perlu mencermati pidato pejabat The Fed Cook, Miran, Jefferson, dan Barr untuk melihat perubahan nada soal inflasi. Data pekerjaan hari Kamis juga sangat penting, karena pelemahan tak terduga di pasar tenaga kerja bisa menggoyahkan sikap The Fed yang agresif. Respons pasar terhadap peristiwa ini kemungkinan akan menentukan arah tren untuk satu bulan ke depan.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code