Emas diperdagangkan di atas $4.800 pada sesi Eropa, mendekati level tertinggi tiga pekan, setelah memantul dari sekitar $4.600. Pergerakan ini terjadi ketika Dolar AS melemah dan Indeks Dolar AS (USD Index/DXY, ukuran kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama) turun ke level terendah hampir satu bulan.
Presiden AS Donald Trump mengatakan rencana serangan AS ke Iran akan ditangguhkan selama dua pekan jika Teheran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman. Iran menyatakan menerima gencatan senjata dua pekan, dengan pembicaraan dijadwalkan mulai Jumat di Islamabad, Pakistan.
Perkembangan Gencatan Senjata dan Dampaknya ke Pasar
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan jalur pelayaran aman melalui jalur air tersebut akan memungkinkan selama dua pekan, dan harga minyak mentah turun. Turunnya harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS), sehingga imbal hasil (yield, tingkat keuntungan/imbal hasil) obligasi pemerintah AS (US Treasury) ikut turun dan mendukung emas yang tidak memberikan bunga (non-yielding, aset tanpa kupon/bunga seperti emas).
Pada grafik, emas menunjukkan kecenderungan bullish ringan setelah bergerak di atas titik tengah rentang pergerakan terbarunya. Namun, harga masih berada di bawah SMA 200 periode yang menurun pada grafik 4 jam (SMA, Simple Moving Average/rata-rata pergerakan sederhana; “200 periode” berarti rata-rata harga 200 batang/candlestick terakhir), yang sejalan dengan Fibonacci retracement 61,8% dari penurunan pada Maret (Fibonacci retracement, alat analisis teknikal untuk mengukur potensi level pantulan/koreksi).
MACD sudah masuk wilayah positif (MACD, indikator momentum yang membandingkan dua rata-rata pergerakan) dan RSI berada di kisaran pertengahan 60-an (RSI, Relative Strength Index/indikator kekuatan momentum; umumnya di atas 70 dianggap jenuh beli). Resistance (resistensi, area hambatan kenaikan) berada di dekat $4.920, dengan target $5.000 dan $5.141. Support (dukungan, area penahan penurunan) berada di $4.760, $4.605, dan $4.411.
Strategi Opsi dan Level Risiko
Dengan harga minyak mentah turun lebih dari 8% dalam 24 jam terakhir hingga di bawah $85 per barel, tekanan inflasi mereda cepat. Pasar kini memperkirakan peluang kurang dari 15% untuk kenaikan suku bunga The Fed pada Juni, turun dari di atas 40% pekan lalu, menurut data CME FedWatch (alat berbasis harga kontrak berjangka Fed Funds untuk membaca ekspektasi suku bunga). Turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga ini menekan yield US Treasury dan menopang aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Dengan momentum yang positif, peluang muncul pada pembelian opsi call jangka pendek (call option, kontrak yang memberi hak membeli aset di harga tertentu sebelum jatuh tempo) atas emas dengan strike price (harga kesepakatan) di sekitar level psikologis $5.000. Namun, level kunci ada di resistensi $4.920, yang berpotensi memicu tekanan jual. Strategi bull call spread (membeli call di strike lebih rendah dan menjual call di strike lebih tinggi untuk membatasi biaya dan risiko) dapat menjadi pilihan untuk memanfaatkan potensi kenaikan sambil membatasi risiko jika reli tertahan di area tersebut.
Berita gencatan senjata turut menekan implied volatility (volatilitas tersirat, perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) pada opsi emas, dengan indeks GVZ turun 12% pagi ini (GVZ, indeks volatilitas untuk emas yang mirip fungsi VIX pada saham). Ini membuat pembelian opsi lebih murah, sehingga mendukung strategi seperti bull call spread. Pelaku pasar perlu waspada volatilitas dapat naik lagi jika negosiasi di Islamabad menunjukkan tanda-tanda gagal dalam beberapa hari ke depan.
Untuk yang ingin melakukan lindung nilai (hedging, mengurangi risiko) atau berspekulasi pada pembalikan arah, level support $4.760 menjadi pertahanan pertama. Penembusan tegas di bawah level ini dapat menandai berakhirnya reli, sehingga opsi put (put option, kontrak yang memberi hak menjual aset di harga tertentu sebelum jatuh tempo) dengan strike di dekat $4.600 bisa menarik. Rapuhnya gencatan senjata membuat kepemilikan protective puts (put pelindung, put untuk asuransi portofolio) dapat menjadi perlindungan jika sentimen kembali risk-off (risk-off, pasar menghindari risiko dan berpindah ke aset aman).