EUR/CAD Bergerak Stabil di Dekat 1,6200, Euro Melemah Ditekan Penghindaran Risiko Usai Perundingan AS-Iran Gagal

    by VT Markets
    /
    Apr 13, 2026

    EUR/CAD diperdagangkan di dekat 1,6200 pada sesi Asia hari Senin setelah memangkas penurunan sebelumnya, tetapi tetap lebih rendah. Euro melemah karena investor menghindari risiko (risk aversion: pelaku pasar memilih aset yang lebih aman) setelah pembicaraan AS–Iran berakhir tanpa kesepakatan.

    Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan diskusi di Islamabad selesai setelah 21 jam tanpa perjanjian. Presiden Donald Trump mengatakan blokade atas kapal yang masuk dan keluar pelabuhan Iran akan dimulai pada 13 April pukul 10.00 ET (14.00 GMT).

    Inflasi tahunan Zona Euro naik ke 2,5% pada Maret, tertinggi sejak Januari 2025, dan di atas target ECB 2%. Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan kebijakan akan tetap ketat (restrictive: suku bunga tinggi/likuiditas ketat untuk menekan inflasi) sampai inflasi kembali ke target secara berkelanjutan.

    Nordea memproyeksikan empat kali kenaikan suku bunga masing-masing 25 basis poin (basis poin: 0,01%; 25 bps = 0,25%) mulai Juni. Catatan itu menyebut tekanan harga yang lebih luas tetap ada meski konflik berakhir.

    Dolar Kanada berpeluang mendapat dukungan dari kenaikan harga minyak, karena Kanada adalah eksportir minyak mentah terbesar ke AS. WTI naik lebih dari 7%, di dekat US$96,90 per barel.

    Harga minyak naik di tengah memanasnya kembali ketegangan AS–Iran dan kekhawatiran kemungkinan blokade Selat Hormuz. CAD juga dipengaruhi suku bunga Bank of Canada, inflasi, neraca perdagangan (trade balance: selisih ekspor dan impor), sentimen pasar, dan kondisi ekonomi AS.

    Gagalnya pembicaraan AS–Iran memicu sentimen “risk-off” (risk-off: pasar mengurangi aset berisiko), yang menekan Euro. Dengan blokade AS terhadap pelabuhan Iran dimulai hari ini, ketidakpastian diperkirakan berlanjut dan mendorong investor menjauh dari mata uang seperti EUR. Situasi ini menjadi sinyal untuk berhati-hati terhadap posisi beli (long: bertaruh harga naik) Euro.

    Euro juga menghadapi tekanan internal karena inflasi Maret mencapai 2,5% dan tetap di atas target ECB. Kondisi serupa terjadi pada awal 2022, ketika tekanan geopolitik di Eropa membuat Euro turun meski inflasi menguat menuju kenaikan suku bunga. Ketakutan geopolitik saat ini kemungkinan lebih dominan dibanding sikap “hawkish” ECB (hawkish: cenderung menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi) untuk sementara.

    Di sisi lain, Dolar Kanada terdorong kuat oleh lonjakan harga minyak, dengan WTI diperdagangkan mendekati US$97 per barel. Dengan Kanada mengekspor lebih dari 4 juta barel per hari, terutama ke AS, harga yang lebih tinggi akan memperbaiki neraca perdagangan dan menopang mata uang. Ini membuat CAD lebih menarik dalam kondisi pasar saat ini.

    Perbedaan yang jelas antara Euro yang tertekan dan Dolar Kanada yang ditopang komoditas mengarah pada prospek bearish (bearish: cenderung turun) untuk pasangan EUR/CAD. Strategi yang dinilai masuk akal adalah membeli opsi put (put option: hak untuk menjual pada harga tertentu; umumnya untung jika harga turun) pada EUR/CAD untuk beberapa pekan ke depan. Pendekatan ini memungkinkan trader mendapat potensi keuntungan dari penurunan sambil membatasi risiko maksimum.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code