Ekspektasi Bank Sentral poin-poin penting
Anggota Dewan Gubernur ECB, Peter Kazimir, menyebut perang Iran dan dampaknya terhadap risiko inflasi sebagai faktor yang bisa membuat kenaikan suku bunga lebih cepat. BoE (Bank of England/Bank Sentral Inggris) juga diperkirakan menahan suku bunga di 3,75% pada hari Kamis. Oxford Economics memaparkan skenario bahwa minyak di $140 per barel akan mendorong inflasi dan bisa memicu resesi ringan di Inggris. Untuk data tenaga kerja Inggris hari Kamis, tingkat pengangguran ILO (ukuran pengangguran standar versi Organisasi Perburuhan Internasional) diperkirakan tetap 5,2% pada Januari. Dengan pasangan EUR/GBP yang bertahan di sekitar 0,8635, pasar menunggu pemicu sebelum bergerak. Jeda menjelang keputusan suku bunga ECB dan BoE pada hari Kamis membuat strategi berbasis volatilitas (strategi yang mencari untung dari besarnya pergerakan harga, bukan arah) menjadi relevan. Rilis laporan ketenagakerjaan Inggris di hari yang sama menambah peluang pergerakan harga besar. BoE menghadapi pilihan sulit karena inflasi yang masih bertahan. CPI Inggris (Consumer Price Index/Indeks Harga Konsumen, ukuran inflasi) terbaru untuk Februari berada di 3,1%, dan minyak Brent (patokan harga minyak global) diperdagangkan sekitar $95 per barel. Kenaikan suku bunga yang mengejutkan masih mungkin terjadi, tetapi jeda yang dovish (nada kebijakan lebih lunak, cenderung tidak menaikkan suku bunga) juga mungkin jika kekhawatiran resesi lebih dominan, sehingga hasil untuk Pound bisa bervariasi.Pendekatan Trading Menjelang Peristiwa Risiko Hari Kamis
Di kawasan Euro, ECB juga terjepit: inflasi Zona Euro 2,7% dan ketegangan geopolitik dari perang Iran mendorong sentimen hawkish (pandangan lebih “ketat”, cenderung mendukung kenaikan suku bunga). Walau kontrak berjangka suku bunga menilai peluang 55% untuk dua kali kenaikan hingga akhir tahun ini, sikap resmi masih menunggu. Perbedaan antara penilaian pasar dan komunikasi bank sentral ini bisa menjadi peluang jika ECB memberi sinyal perubahan lebih cepat dari perkiraan. Dalam ketidakpastian ini, membeli straddle opsi jangka pendek pada EUR/GBP masuk akal untuk beberapa minggu ke depan. Straddle (strategi membeli opsi call dan put sekaligus pada harga strike yang sama) memungkinkan untung jika harga bergerak besar ke salah satu arah tanpa menebak arahnya. Volatilitas tersirat (perkiraan volatilitas yang tercermin dalam harga opsi) untuk opsi satu minggu sudah naik ke 8,5%, mencerminkan antisipasi pasar akan keluarnya harga dari rentang saat ini. Bagi yang punya pandangan arah, data tenaga kerja Inggris menjadi titik penentu. Jika pasar tenaga kerja diperkirakan lebih kuat dari dugaan dan lebih baik dari perkiraan pengangguran 5,2%, membeli opsi call GBP terhadap EUR (hak membeli GBP pada harga tertentu) bisa jadi pendekatan yang terukur. Ini memberi potensi untung jika Pound menguat, sambil membatasi risiko maksimal jika data mengecewakan atau BoE tetap hati-hati.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.