Prospek Euro Yen
Yen bisa mendapat dukungan jika permintaan aset aman (instrumen yang biasanya dibeli saat pasar takut risiko, seperti Yen atau emas) meningkat di tengah ketegangan Timur Tengah. Serangan militer menghancurkan sebuah jembatan dekat Teheran, dan Presiden AS Donald Trump mendesak Iran untuk membuat kesepakatan. Menteri luar negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan serangan AS baru-baru ini terhadap infrastruktur sipil tidak akan membuat Iran mundur. Ia menambahkan tindakan tersebut “menunjukkan kekalahan dan runtuhnya moral musuh yang kacau.” Pada grafik harian, EUR/JPY masih cenderung naik (bullish) secara ringan di atas EMA 100 hari (rata-rata pergerakan eksponensial 100 hari, indikator tren) yang naik di dekat 182.10. Harga sedang bergerak mendatar (konsolidasi) di bawah Bollinger Band atas (batas atas indikator volatilitas), sementara Bollinger band tengah (garis rata-rata) berada di sekitar 183.50. RSI (Relative Strength Index, indikator kekuatan momentum) sedikit di atas 54, mengarah pada momentum positif. Dukungan (support, area harga yang sering menahan penurunan) berada di 183.50, lalu 182.50–182.10, dengan penurunan dapat membuka jalan ke 181.50. Hambatan (resistance, area harga yang sering menahan kenaikan) berada di dekat 184.80, dan penutupan harian di atasnya bisa menargetkan 186.00. Bagian teknikal dibuat dengan bantuan alat AI.Strategi Volatilitas Opsi
Kondisi saat ini menunjukkan benturan jelas antara ECB yang cenderung hawkish (condong menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi) dan risiko geopolitik yang meningkat. EUR/JPY bertahan di atas rata-rata pergerakan 100 hari, menandakan tren naik dasar yang didukung analisis teknikal. Karena itu, pelaku pasar turunan perlu bersiap menghadapi potensi volatilitas (naik-turun harga) saat dua kekuatan berlawanan ini berlangsung dalam beberapa minggu ke depan. Sinyal ECB tentang kenaikan suku bunga penting, apalagi data terbaru menunjukkan inflasi inti Zona Euro (inflasi tanpa komponen yang sangat berubah-ubah seperti energi dan makanan) naik lagi menuju 2.8%. Ini perubahan besar dibanding fase pelonggaran yang terjadi sepanjang sebagian besar 2025, sehingga gagasan pengetatan kebijakan (menaikkan suku bunga/menarik likuiditas) bisa muncul kembali. Kami menilai membeli opsi call EUR/JPY (kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) dengan strike price (harga kesepakatan) dekat 185.00 bisa menjadi cara untuk bersiap terhadap dorongan menuju resistance 186.00. Di sisi lain, memburuknya situasi di Timur Tengah dapat dengan cepat menguatkan Yen, seperti pada konflik sebelumnya yang memicu flight to safety (perpindahan dana ke aset yang dianggap aman). Permintaan aset aman ini menjadi penyeimbang kuat terhadap kekuatan dasar Euro. Suku bunga kebijakan Bank of Japan, yang masih sekitar 0.10% sejak berakhirnya suku bunga negatif pada 2024, berarti selisih suku bunga masih jelas menguntungkan Euro untuk saat ini. Dengan ketidakpastian ini, melindungi risiko penurunan sangat penting bagi siapa pun yang memegang posisi beli (long, untung jika harga naik). Kami melihat nilai pada pembelian opsi put (kontrak yang memberi hak menjual pada harga tertentu) dengan strike di bawah area support penting 182.10, yang bisa menjadi lindung nilai (hedge, perlindungan) terhadap pergerakan risk-off (pasar menghindari risiko) yang mendadak. Tembusnya level teknikal ini secara jelas akan memberi sinyal pelemahan besar pada tren naik terbaru. Volatilitas tersirat (implied volatility, perkiraan volatilitas yang tercermin dari harga opsi) pada opsi EUR/JPY akan menjadi indikator penting untuk dipantau pada sesi berikutnya. Dengan partisipasi pasar tipis karena libur, berita kecil pun bisa memicu pergerakan harga yang berlebihan. Karena itu, strategi yang diuntungkan dari kenaikan volatilitas, seperti long straddle (membeli call dan put pada strike yang sama untuk mengejar pergerakan besar tanpa menebak arah), bisa cocok bagi yang memperkirakan pergerakan besar tetapi tidak yakin arahnya.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.