EUR/USD memantul dari pengujian ulang terendah sepekan, stabil di dekat 1.1500 di Asia, namun tampak rentan

    by VT Markets
    /
    Mar 30, 2026
    EUR/USD sedikit memantul setelah kembali menyentuh level terendah dalam satu minggu pada hari Senin, lalu diperdagangkan di dekat level 1.1500 pada sesi Asia. Pasangan ini tetap tertekan, dengan Dolar AS didukung oleh meningkatnya risiko geopolitik (risiko dari situasi politik dan konflik antarnegara yang bisa mengganggu pasar). Perencanaan pertahanan AS untuk operasi darat (operasi militer di darat) selama berminggu-minggu di Iran, serta keterlibatan Houthi (kelompok bersenjata) yang didukung Iran di Yaman, meningkatkan kekhawatiran konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Kenaikan harga energi juga menaikkan kekhawatiran inflasi (kenaikan harga barang/jasa secara umum) dan mendukung perkiraan Federal Reserve (bank sentral AS) akan bersikap lebih “hawkish” (lebih cenderung menaikkan suku bunga atau menahan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi).

    Near Term Technical Outlook

    Secara teknikal, arah jangka pendek tetap agak bearish (cenderung turun) karena pasangan ini bertahan di bawah EMA 200 jam yang datar di dekat 1.1550. EMA (Exponential Moving Average) adalah rata-rata harga yang memberi bobot lebih besar pada data terbaru untuk membantu melihat arah tren. MACD (Moving Average Convergence Divergence) berada dekat garis nol dan garis sinyal, dengan histogram yang lemah; MACD adalah indikator momentum (kekuatan pergerakan harga). Sementara itu RSI (Relative Strength Index) berada di sekitar 43, di bawah angka 50; RSI mengukur apakah pasar cenderung kuat naik atau kuat turun. Resistance (area hambatan kenaikan) terlihat di 1.1535 lalu 1.1550, dengan pergerakan di atas 1.1550 mengarah ke 1.1580. Support (area penahan penurunan) berada di 1.1490 dan 1.1475, dengan tembus di bawah 1.1475 membuka jalan menuju 1.1450. Melihat kembali analisis dari 2025, kita mengingat sentimen bearish di EUR/USD di dekat 1.1500. Pendorong utamanya saat itu adalah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang memicu permintaan kuat terhadap dolar AS sebagai safe-haven (aset “tempat aman” saat pasar bergejolak). Cara pandang ini membuat setiap kenaikan pada pasangan terlihat rentan. Namun, situasi hari ini pada 30 Maret 2026 berbeda karena pasangan kini diperdagangkan dekat 1.1950. Kesepakatan diplomatik (perjanjian antarnegara) yang dicapai awal tahun ini telah menurunkan risiko geopolitik, sehingga daya tarik dolar sebagai safe-haven melemah. Ini menggeser fokus pasar kembali ke faktor ekonomi. Data terbaru menunjukkan Core CPI Zona Euro (inflasi inti, yaitu inflasi tanpa komponen yang sering bergejolak seperti energi dan makanan) untuk Februari 2026 masih tinggi di 3,1%, mengejutkan analis yang memperkirakan penurunan lebih cepat. Sebaliknya, data US Core PCE (ukuran inflasi inti pilihan Federal Reserve) terbaru melambat ke 2,4%, menunjukkan inflasi lebih terkendali di AS. Perbedaan ini kini menjadi pemicu utama kekuatan euro.

    Trading Strategy And Risk Considerations

    Data ini memaksa perubahan arah kebijakan: pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) kini memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga lagi, sementara Federal Reserve memberi sinyal jeda panjang. Ini berbalik dari ekspektasi The Fed yang “hawkish” sepanjang 2025. Selisih suku bunga (perbedaan tingkat suku bunga antara dua negara) kini condong menguntungkan euro. Dalam beberapa minggu ke depan, trader dapat mempertimbangkan strategi yang diuntungkan dari penguatan euro terhadap dolar. Membeli opsi call EUR/USD (kontrak yang memberi hak untuk membeli/diuntungkan dari kenaikan harga) dengan strike price (harga patokan kontrak) di atas level psikologis 1.2000 bisa menjadi pilihan. Pendekatan ini memungkinkan ikut dalam potensi kenaikan sambil membatasi risiko maksimum. Untuk mengelola risiko, kita bisa memakai pasar opsi untuk membuat bull call spread (strategi: beli opsi call lalu jual opsi call lain pada strike lebih tinggi) yang menurunkan biaya awal. Juga bijak tetap waspada menjelang rilis data besar, seperti laporan pekerjaan AS untuk Maret. Angka yang jauh lebih kuat dari perkiraan bisa memicu volatilitas (naik-turun harga yang cepat) dolar dalam jangka pendek dan menguji pandangan bullish (cenderung naik) ini.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code