Euro Didukung Kebijakan ECB Yang Masih Ketat
Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan kebijakan akan tetap ketat sampai inflasi kembali ke target 2% secara bertahan. Pesan ini mendukung euro. (Kebijakan ketat berarti suku bunga tinggi atau kondisi uang diperketat untuk menahan kenaikan harga.) Euro digunakan oleh 20 negara Uni Eropa di Zona Euro dan mencakup 31% dari seluruh transaksi valuta asing pada 2022, dengan rata-rata nilai transaksi harian di atas $2,2 triliun. (Valuta asing adalah perdagangan tukar-menukar mata uang.) EUR/USD adalah pasangan paling banyak diperdagangkan sekitar 30% dari semua transaksi, disusul EUR/JPY (4%), EUR/GBP (3%) dan EUR/AUD (2%). ECB di Frankfurt menetapkan suku bunga dan rapat delapan kali per tahun; tujuan utamanya adalah stabilitas harga. Inflasi Zona Euro diukur dengan HICP. (HICP adalah indeks harga konsumen yang diselaraskan antarnegara untuk mengukur inflasi.) Empat ekonomi terbesar di kawasan euro mencakup 75% ekonomi Zona Euro.Peralihan Ke Fundamental Dan Perbedaan Kebijakan
Sikap hawkish ECB (sikap yang cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi untuk melawan inflasi), yang menjadi penopang euro pada 2025, kini melemah. Dengan data terbaru menunjukkan inflasi Zona Euro melambat ke 2,4% pada Maret 2026, ECB memberi sinyal kemungkinan pemotongan suku bunga akhir tahun ini. Ini berbeda dari komitmen kuat pada kebijakan ketat yang terlihat tahun lalu. Sementara itu, ekonomi AS menunjukkan inflasi yang lebih sulit turun, dengan data terbaru Indeks Harga Konsumen (CPI) di 3,5%. (CPI adalah ukuran perubahan harga barang dan jasa yang dibeli rumah tangga.) Ini menandakan Federal Reserve kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dibanding ECB, menciptakan perbedaan arah kebijakan yang mendukung dolar. Selisih suku bunga yang makin lebar ini menjadi pendorong utama yang menekan pasangan EUR/USD. Bagi pedagang derivatif, kondisi ini mengarah pada posisi untuk potensi penurunan lanjutan atau pergerakan dalam kisaran. (Derivatif adalah produk keuangan yang nilainya mengikuti aset lain, seperti nilai tukar; contoh: opsi.) Kami melihat nilai pada pembelian opsi put untuk melindungi dari penurunan menuju 1,0700, terutama menjelang rilis data penting AS seperti ISM Services PMI. (Opsi put adalah kontrak yang memberi hak untuk menjual pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu.) Dengan perbedaan kebijakan yang lebih jelas dibanding ketidakpastian tahun lalu, strategi bearish (strategi yang menguntungkan saat harga turun) lebih mudah diterapkan. Volatilitas tersirat pada pasangan mata uang ini saat ini lebih rendah dibanding saat ketegangan geopolitik tinggi pada 2025. (Volatilitas tersirat adalah perkiraan pasar tentang besar-kecilnya pergerakan harga di masa depan, biasanya tercermin dari harga opsi.) Ini membuat strategi opsi, seperti put spread, relatif lebih murah bagi yang memperkirakan penurunan bertahap pada nilai tukar. (Put spread adalah strategi opsi dengan membeli put dan menjual put lain untuk menekan biaya, tetapi membatasi potensi untung.) Kita perlu memantau risalah rapat ECB berikutnya untuk melihat perubahan nada terkait waktu pemotongan suku bunga pertama. (Risalah rapat adalah catatan resmi isi pembahasan rapat bank sentral.) Buat akun live VT Markets dan mulai trading sekarang.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.