Acara yang Akan Datang
Acara yang akan datang termasuk pidato dari pejabat ECB dan Federal Reserve, serta Indeks Sentimen Konsumen Michigan, dengan penutupan pemerintah AS yang mengulur laporan Nonfarm Payrolls. Kinerja Euro bervariasi, dengan kenaikan terhadap Dolar Selandia Baru tetapi penurunan terhadap mata uang lain seperti Yen Jepang. Ketakutan akan saham AI yang terlalu tinggi dan risiko yang mengingatkan pada kehancuran dotcom telah memicu kehati-hatian pasar. Alat CME Fed Watch menunjukkan peluang 67% pemotongan suku bunga pada bulan Desember. Namun, Presiden Fed Chicago, Austan Goolsbee, menyatakan keraguan tentang penyesuaian kebijakan moneter tanpa data ekonomi utama. Di Eropa, kontraksi dalam Penjualan Eceran dan surplus perdagangan Jerman yang menyusut bertentangan dengan data sektor jasa yang optimis, menimbulkan tantangan bagi pemulihan Euro. Meskipun ada sedikit momentum bullish, EUR/USD memerlukan tembusan di atas 1.1550 untuk mengonfirmasi perubahan tren. Pasangan ini menghadapi dukungan di dekat 1.1530 dan lebih jauh di 1.1500 dan 1.1470. Penutupan pemerintah AS adalah faktor terbesar saat ini, karena kurangnya data resmi membuat kita sulit untuk menilai situasi. Ini membuat EUR/USD sangat volatil dan sulit diperdagangkan. Pasangan ini terjebak dalam kisaran sempit di sekitar 1.1550, menunggu pemicu untuk keluar dari situasi tersebut. Dolar melemah karena laporan pribadi menunjukkan penurunan mengejutkan dalam pekerjaan, menyebabkan banyak orang bertaruh pada pemotongan suku bunga Federal Reserve di bulan Desember. Kita sudah melihat probabilitas pemotongan Desember melonjak mencapai 67% di Alat CME FedWatch minggu ini. Ini membatasi potensi kenaikan dolar.Ketidakpastian Pasar
Namun, Euro memiliki masalahnya sendiri, dengan data perdagangan Jerman yang lebih lemah dari yang diperkirakan dan penjualan eceran yang menyusut di seluruh Zona Euro. Ini menghalangi EUR/USD untuk naik lebih jauh, meskipun dolar mengalami kelemahan. Pasar pada dasarnya adalah pertarungan antara dua ekonomi yang melemah. Kehati-hatian investasi tinggi, dengan penjualan di Wall Street yang dipicu oleh kekhawatiran tentang gelembung AI, mirip dengan yang kita lihat selama krisis dot-com pada tahun 2000. VIX, ukuran ketakutan utama pasar, telah meloncat di atas 22.5 minggu ini, menandakan kecemasan investor yang signifikan dan kemungkinan besar adanya pergerakan harga yang tajam dan tidak terduga. Dengan ketidakpastian yang sebesar ini, membeli volatilitas mungkin menjadi strategi yang lebih baik daripada memilih arah. Strategi opsi seperti straddle dapat menghasilkan keuntungan jika pasangan bergerak besar entah naik atau turun setelah data Sentimen Konsumen Michigan hari ini. Kurangnya data AS yang dapat diandalkan lainnya berarti pasar kemungkinan akan bereaksi berlebihan terhadap rilis ini. Bagi mereka yang mencari arah, level 1.1550 adalah garis kunci. Tembusan yang terkonfirmasi dan bertahan di atasnya dapat memicu pergerakan menuju 1.1580, menjadikan opsi call jangka pendek sebagai pilihan menarik. Ini akan menandakan bahwa kelemahan dolar mengalahkan data Euro yang buruk.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.