GBP/USD rebound ke 1,3479 saat Pound Sterling menguat setelah Trump menyebut konflik Iran bisa segera berakhir

    by VT Markets
    /
    Mar 10, 2026
    GBP/USD naik ke sekitar 1.3479 karena dolar AS melemah setelah Presiden Trump mengatakan konflik di Iran bisa berakhir “segera”. Ia kemudian memperingatkan akan ada respons yang lebih kuat jika Iran mengganggu kapal tanker (kapal pengangkut minyak) di Selat Hormuz (jalur laut sempit yang penting untuk pengiriman minyak). Pasangan ini bertahan dekat garis tren penopang (support; garis pada grafik yang sering menahan harga agar tidak turun) dari Januari 2025, lalu menembus di atas garis tren turun jangka pendek (short-term falling trendline; garis yang menunjukkan arah turun) dari puncak Januari. Pergerakan ini mengurangi tekanan turun jangka pendek, tetapi belum memastikan tren naik (bullish; kecenderungan harga naik) yang baru.

    Pelajaran Awal 2025

    Kita ingat situasi pada awal 2025, saat kenaikan singkat dipicu oleh berita geopolitik (peristiwa politik antarnegara yang memengaruhi pasar). Ketenangan sementara itu mengingatkan bahwa arah dasar pasar (fundamental; faktor ekonomi utama seperti pertumbuhan, inflasi, suku bunga) sering mengalahkan berita jangka pendek. Harapan fase naik baru saat itu tidak terjadi, dan pasangan ini akhirnya turun karena dolar menguat secara luas sepanjang tahun tersebut. Hari ini, 10 Maret 2026, pound kesulitan bertahan di bawah 1.2550, dengan tekanan yang berbeda. Walau data inflasi Inggris terbaru lebih tinggi dari perkiraan di 3,8%, laporan US Non-Farm Payrolls (NFP; laporan bulanan jumlah pekerjaan baru di AS di luar sektor pertanian) menunjukkan tambahan kuat 275.000 pekerjaan. Ini menempatkan Bank of England (bank sentral Inggris) dalam posisi sulit, sementara Federal Reserve (bank sentral AS) tidak punya alasan kuat untuk melonggarkan sikapnya. Pasar opsi (options market; pasar untuk kontrak “hak” membeli/menjual aset pada harga tertentu) mencerminkan ketidakpastian ini. Risk reversal 3 bulan untuk GBP/USD (ukuran perbandingan harga opsi beli vs opsi jual; menunjukkan arah perlindungan yang lebih diminati) tetap condong ke put di -0,8, artinya pelaku pasar membayar lebih mahal untuk perlindungan dari penurunan. Implied volatility (perkiraan volatilitas dari harga opsi; perkiraan seberapa besar harga bisa bergerak) juga naik, kini sekitar 9,5, yang menandakan ekspektasi pergerakan harga lebih besar. Dalam kondisi ini, trader bisa mempertimbangkan membeli put (opsi jual; hak untuk menjual pada harga tertentu) untuk melindungi posisi beli, atau untuk spekulasi jika memperkirakan harga turun. Bagi yang ingin risiko lebih terukur, bear put spread (strategi opsi: membeli put lalu menjual put lain pada level harga lebih rendah untuk membatasi biaya dan risiko) bisa efektif. Strategi ini memberi peluang mendapat untung jika harga turun, sambil membatasi kerugian maksimum jika pound justru naik. Tujuannya melindungi diri dari pergerakan harga yang tidak stabil dan mudah berubah karena berita utama.

    Level Kunci Untuk Dipantau

    Kami memantau level 1.2600 sebagai zona resistensi utama (resistance; area yang sering menahan kenaikan harga) yang beberapa kali membatasi reli tahun ini. Jika gagal menembusnya dalam beberapa minggu ke depan, ini mendukung skenario bearish (kecenderungan turun). Ke bawah, titik terendah sejak awal tahun (year-to-date low; level terendah dalam tahun berjalan) dekat 1.2480 tetap menjadi level support penting yang perlu dipantau.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code