Prediksi Dan Ramalan
Prediksi menunjukkan suku bunga kebijakan mendekati 3.4% pada tahun 2026, yang menyiratkan hanya satu pemotongan suku bunga tambahan. Meskipun demikian, alat pasar memprediksi setidaknya dua pemotongan suku bunga lebih lanjut sebelum akhir 2026, menunjukkan perbedaan harapan yang jelas. Pound Sterling menunjukkan ketahanan terhadap mata uang utama dan mendapat manfaat dari lingkungan yang mendukung, sebagian karena pendekatan hati-hati Bank of England terhadap pelonggaran moneter. BoE baru-baru ini mengurangi suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi 3.75%. Di Inggris, inflasi tetap di atas target, yaitu 3.2% pada bulan November, yang mendorong keputusan kebijakan BoE yang hati-hati. Keputusan ekonomi Inggris di masa depan kemungkinan akan tergantung pada tren pasar tenaga kerja dan pertumbuhan PDB, dengan permintaan tenaga kerja yang lesu berpotensi mempengaruhi momentum. Dengan GBP/USD ragu di sekitar 1.3460, pasar menunggu sinyal yang jelas. Rilis mendatang dari notulen pertemuan Federal Reserve adalah katalis utama berikutnya yang dapat memecahkan kebuntuan saat ini. Penundaan ini memberi waktu untuk bersiap menghadapi apa yang akan datang di tahun baru.Tensi Dan Peluang Pasar
Tensi utama adalah antara panduan Fed dan apa yang diperkirakan pasar. Sementara proyeksi Fed dari awal Desember 2025 menunjukkan hanya satu pemotongan suku bunga lagi pada tahun 2026, Alat FedWatch CME menunjukkan bahwa trader memprediksi probabilitas lebih dari 70% untuk setidaknya dua pemotongan sebelum akhir tahun depan. Ketidaksepakatan ini menciptakan peluang, karena notulen mendatang dapat memaksa pasar untuk dengan cepat menyesuaikan pandangannya ke satu arah atau yang lain. Ketidakpastian ini menunjukkan bahwa volatilitas di Dolar AS bisa meningkat signifikan pada Januari 2026. Melihat kembali periode serupa dari perbedaan bank sentral, seperti pada akhir 2021 sebelum Fed memulai siklus kenaikannya, kita sering melihat pergerakan harga yang tajam saat data baru dirilis. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan untuk menggunakan strategi opsi yang dapat menguntungkan dari pergerakan besar dalam GBP/USD, terlepas dari arahnya. Di sisi lain pasangan ini, kehati-hatian Bank of England memberikan dukungan untuk Pound. Data ONS terbaru untuk November 2025 mengonfirmasi inflasi Inggris tetap tinggi di 3.2%, jauh di atas target 2%, yang membatasi kemampuan BoE untuk memangkas suku bunga secara agresif. Perbedaan kebijakan ini, dengan Fed yang diperkirakan akan lebih banyak melonggarkan daripada BoE, seharusnya terus mendukung kekuatan GBP terhadap USD.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.