Pasar suku bunga Eropa menurunkan ekspektasi suku bunga kebijakan untuk akhir 2026 setelah gencatan senjata sementara AS–Iran dan penurunan tajam harga energi. Pergerakan ini terlihat pada kontrak futures (kontrak berjangka) Desember 2026 untuk ECB, BoE, dan SNB saat pasar Eropa dibuka.
Meski sudah disesuaikan, harga futures masih jauh di atas level awal tahun. Selisihnya mencapai 80bp untuk BoE dan lebih dari 50bp untuk ECB. (bp atau basis points/poin basis: 1bp = 0,01%. Jadi 80bp = 0,80%.)
Kesalahan Harga di Pasar Suku Bunga Eropa
Harga di Swiss masih menyiratkan (mengindikasikan) suku bunga bergerak di atas nol pada akhir tahun. Ekspektasi suku bunga dinilai tidak sejalan dengan tujuan kebijakan yang disampaikan.
Di internal ECB, anggota masih terbelah, dengan sebagian memperingatkan tindakan mungkin diperlukan sebelum muncul dampak lanjutan. Meski posisi kebijakannya berbeda, harga BoE dan ECB turun hampir sama saat kabar gencatan senjata masuk ke pasar.
Ide Perdagangan untuk Minggu-Minggu Mendatang
Setelah gencatan senjata AS–Iran, terlihat ketidaksinkronan besar di pasar suku bunga Eropa yang membuka peluang. Pasar futures masih memperkirakan terlalu banyak kenaikan suku bunga untuk ECB, BoE, dan SNB, sambil mengabaikan tanda perlambatan kegiatan ekonomi. Sikap “hawkish” (cenderung mendukung suku bunga lebih tinggi untuk menekan inflasi) ini tampak sebagai sisa dari kebijakan pengetatan agresif sepanjang sebagian besar 2025.
Untuk Bank of England, pasar memasukkan hampir 80 poin basis kenaikan, yang tampak berlebihan. Data terbaru menunjukkan pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) Inggris kuartal I 2026 hanya 0,1%, dan penjualan ritel Maret turun di luar perkiraan, menandakan daya beli konsumen melemah. Pelaku pasar dapat mempertimbangkan posisi yang bertaruh bahwa jalur kenaikan suku bunga setajam itu tidak terjadi.
European Central Bank berada dalam situasi serupa, dengan pengetatan lebih dari 50 poin basis sudah tercermin di harga. Ini seakan mengabaikan angka terbaru inflasi HICP (Harmonised Index of Consumer Prices/indeks harga konsumen yang diseragamkan di Uni Eropa) Zona Euro untuk Maret, yang turun ke 2,1%, serta PMI gabungan (Purchasing Managers’ Index/indeks manajer pembelian, indikator awal aktivitas ekonomi) yang turun ke 49,8, mengindikasikan kontraksi ringan (di bawah 50 berarti aktivitas menyusut). Perpecahan di ECB memberi peluang kubu “dovish” (cenderung mendukung suku bunga lebih rendah untuk mendukung pertumbuhan) makin berpengaruh saat data lemah terus muncul.
Swiss National Bank menunjukkan kesalahan harga paling jelas, karena pasar masih berharap suku bunga naik di atas nol tahun ini. Dengan pertumbuhan melambat di Zona Euro dan penguatan franc baru-baru ini, SNB punya sedikit alasan untuk menaikkan suku bunga dan bahkan bisa dipaksa mempertimbangkan pemangkasan. Peluang risiko-imbalan (perbandingan potensi untung dan risiko rugi) dinilai menarik untuk posisi yang mengantisipasi suku bunga Swiss tetap atau turun.
Dalam beberapa pekan ke depan, trader bisa mempertimbangkan transaksi interest rate swap (swap suku bunga: perjanjian menukar bunga tetap dengan bunga mengambang) dengan posisi “menerima bunga tetap”, yaitu bertaruh bahwa suku bunga mengambang tidak naik sebesar yang diperkirakan pasar. Ini terutama relevan untuk kontrak BoE dan ECB berjangka lebih panjang. Selain itu, membeli opsi (kontrak hak, bukan kewajiban, untuk membeli/menjual pada harga tertentu) yang akan untung jika SNB memangkas suku bunga di paruh akhir tahun dapat menjadi strategi yang efektif.