Gubernur PBoC Pan Gongsheng mengatakan perubahan suku bunga akan dipandu oleh kondisi dan kinerja ekonomi Tiongkok.

    by VT Markets
    /
    Mar 6, 2026
    Gubernur PBoC (bank sentral Tiongkok) Pan Gongsheng mengatakan perubahan kebijakan moneter (kebijakan bank sentral untuk mengatur uang beredar dan biaya pinjaman) akan didasarkan pada kinerja ekonomi. Ia mengatakan kondisi pembiayaan sosial (total penyaluran dana ke ekonomi melalui pinjaman bank, obligasi, dan saluran lain) saat ini longgar, dan bank sentral akan menetapkan kebijakan yang sesuai tahun ini. Pan mengatakan PBoC akan secara fleksibel memakai alat seperti suku bunga (biaya pinjaman) dan pemotongan rasio persyaratan cadangan (RRR, porsi dana yang wajib disimpan bank sebagai cadangan di bank sentral). Ia juga mengatakan alat struktural (kebijakan yang ditargetkan ke sektor tertentu, bukan seluruh ekonomi) akan fokus mendorong permintaan domestik (belanja dan konsumsi di dalam negeri) dan mendukung inovasi teknologi, serta bank akan menekan persaingan “gaya involusi” (persaingan berlebihan yang menguras sumber daya tetapi tidak meningkatkan hasil) di beberapa industri.

    Prospek Kebijakan Moneter

    Ia mengatakan Tiongkok tidak berniat, dan tidak perlu, memakai nilai tukar untuk meningkatkan daya saing perdagangan. Ia mengaitkan kenaikan penghindaran risiko global (investor cenderung menghindari aset berisiko) dengan serangan AS dan Israel ke Iran, dan mengatakan volatilitas mata uang (naik-turun nilai mata uang) berdampak terbatas pada lebih dari 60% perdagangan luar negeri Tiongkok. Setelah pernyataan tersebut, yuan offshore (CNH, yuan yang diperdagangkan di luar Tiongkok daratan) melemah tipis, dengan USD/CNH (nilai dolar AS terhadap yuan offshore) mendapat banyak minat beli setelah sempat turun intrahari (terendah dalam satu hari perdagangan) ke 6,8965. Pan juga mengatakan PBoC akan memperkaya perangkat kebijakan, melanjutkan jual-beli obligasi pemerintah (treasury bond; surat utang pemerintah) dan memperbaiki penyaluran kebijakan (bagaimana kebijakan bank sentral memengaruhi bank, suku bunga, dan ekonomi) serta transparansi (keterbukaan informasi). PBoC dimiliki negara dan tidak sepenuhnya mandiri, karena Sekretaris Komite PKT (CCP, Partai Komunis Tiongkok) memengaruhi arah; Pan memegang kedua peran tersebut. Tiongkok memiliki 19 bank swasta, termasuk WeBank dan MYbank. Berdasarkan pernyataan terbaru PBoC, terlihat sinyal bahwa bank sentral siap melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut jika data ekonomi mengecewakan. Penekanan pada alat seperti suku bunga dan pemotongan RRR berarti kita perlu bersiap untuk tindakan “dovish” (kebijakan yang cenderung melonggarkan, misalnya menurunkan suku bunga). Ini mendukung aset yang diuntungkan oleh suku bunga lebih rendah. Kesimpulan utama ada pada Yuan Tiongkok, yang kemungkinan menghadapi tekanan turun. Mengingat data Februari 2026 menunjukkan harga produsen (producer prices; harga di tingkat pabrik) turun selama 17 bulan berturut-turut, PBoC punya ruang untuk bertindak, sehingga memperkuat alasan mata uang melemah. Karena itu, pertimbangkan strategi yang untung saat USD/CNH naik, seperti membeli opsi call (kontrak yang memberi hak membeli pada harga tertentu) pada pasangan tersebut menjelang rilis data penting.

    Implikasi Trading

    Untuk derivatif suku bunga (kontrak keuangan yang nilainya bergantung pada suku bunga), pesannya adalah mengantisipasi imbal hasil (yield; tingkat hasil/return obligasi) yang lebih rendah. Jika melihat ke belakang, PBoC melakukan dua kali pemotongan RRR terpisah pada 2025 untuk mendukung pasar properti yang melemah dan ekonomi secara luas, sebagai contoh yang jelas. Trader bisa mempertimbangkan posisi di futures obligasi pemerintah (kontrak berjangka obligasi) untuk memanfaatkan potensi kelanjutan siklus pelonggaran ini. Sikap dovish ini bisa menjadi penahan penurunan untuk saham Tiongkok, sehingga penurunan dari sini mungkin terbatas. Kesiapan bank sentral mendukung ekonomi dapat meredam volatilitas, sehingga menarik untuk menjual put out-of-the-money (opsi jual dengan harga kesepakatan yang masih jauh dari harga saat ini) pada indeks seperti FTSE China A50. Fokus memperluas permintaan domestik dan inovasi teknologi juga bisa menguntungkan sektor tertentu. Walau PBoC menyatakan tidak akan memakai nilai tukar untuk daya saing perdagangan, pelemahan bertahap yang dikendalikan kebijakan masih sangat mungkin. Jadi, jangan berharap devaluasi (penurunan nilai mata uang) yang mendadak dan tajam, melainkan penurunan yang dikelola. Artinya, posisi short CNH (bertaruh CNH turun) harus dikelola hati-hati, karena bank sentral kemungkinan akan turun tangan untuk mencegah penurunan yang tidak teratur. Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code