Gubernur The Fed Miran mengatakan bahwa neraca yang lebih kecil akan mempermudah penetapan suku bunga; para skeptis terhadap penyusutan kurang berimajinasi

    by VT Markets
    /
    Mar 27, 2026
    Gubernur The Fed (bank sentral AS) Stephen Miran mengatakan bahwa mengecilkan neraca The Fed (daftar aset dan kewajiban; terutama surat utang yang dimiliki dan cadangan bank) bisa membuat kebijakan suku bunga lebih mudah dijalankan. Ia mengatakan ada jalur untuk memangkas kepemilikan The Fed sebesar US$1 triliun hingga US$2 triliun. Ia mengatakan neraca yang lebih kecil akan butuh beberapa tahun. Ia menambahkan bahwa kemampuan untuk mengurangi kepemilikan bergantung pada perubahan permintaan cadangan (dana yang disimpan bank di The Fed untuk kebutuhan pembayaran dan aturan).

    Neraca Lebih Kecil, Kebijakan Lebih Fleksibel

    Miran mengatakan neraca yang lebih kecil akan memberi The Fed lebih banyak pilihan saat krisis berikutnya. Ia mengatakan neraca yang besar bisa mengganggu pasar dan menimbulkan masalah bagi The Fed. Ia mengatakan ia tidak melihat alasan untuk menjual kepemilikan The Fed. Ia juga mengatakan ia tidak menyerukan kembali ke sistem cadangan yang langka (kondisi saat cadangan bank terbatas sehingga suku bunga sangat sensitif terhadap kekurangan dana). Ia mengatakan intervensi pasar The Fed yang lebih aktif (tindakan langsung di pasar uang) bisa membantu mengelola ukuran neraca. Ia mengatakan The Fed harus mengurangi “stigma” (rasa takut dinilai bermasalah) terhadap operasi repo (pinjaman jangka sangat pendek dengan jaminan surat utang) dan penggunaan discount window (fasilitas pinjaman langsung dari The Fed untuk bank). Komentar tersebut tidak banyak menggerakkan Dolar AS. Pasar tetap fokus pada perkembangan konflik di Timur Tengah.

    Implikasi Trading Dalam Jangka Menengah

    Kami melihat sinyal bahwa The Fed ingin mengurangi kepemilikannya dalam beberapa tahun ke depan. Ini proses bertahap untuk mengurangi neraca sebesar satu hingga dua triliun dolar AS. Untuk saat ini, pasar terdistraksi oleh peristiwa global, sehingga bisa menjadi peluang bagi trader yang melihat lebih jauh ke depan. Kecenderungan pengetatan jangka panjang ini muncul karena neraca The Fed sudah turun dari puncaknya di atas US$8,9 triliun pada 2022 menjadi sekitar US$7,2 triliun hari ini. Jika melihat data 2025, inflasi inti (inflasi tanpa harga makanan dan energi yang sering naik-turun) terlihat sulit turun, tetap di atas 2,5% pada sebagian besar tahun itu. Inflasi yang bertahan ini memberi pejabat alasan untuk terus perlahan mengurangi likuiditas (ketersediaan uang/dana untuk transaksi) dari sistem. Pandangan ini mengarah pada kurva imbal hasil yang lebih curam (selisih imbal hasil antara obligasi jangka pendek dan panjang makin besar), sehingga mendorong naik suku bunga jangka panjang. Trader derivatif (produk turunan seperti futures dan opsi) bisa mempertimbangkan posisi yang diuntungkan saat imbal hasil naik, misalnya menjual futures obligasi Treasury tenor panjang (kontrak untuk jual/beli obligasi AS di masa depan). Neraca The Fed yang lebih kecil pada dasarnya mendukung Dolar AS. Walau risiko geopolitik saat ini menahan reaksi dolar, kekuatan dasar ini bisa muncul lagi dengan cepat. Strategi opsi (kontrak hak beli/jual) yang bertaruh pada dolar lebih kuat dalam beberapa bulan ke depan, setelah berita besar mereda, bisa menarik. Perlu diingat, mengurangi likuiditas dari sistem keuangan secara historis sering memicu volatilitas (naik-turun harga yang tajam). Proses mengecilkan neraca dari 2017 sampai 2019 akhirnya memicu tekanan di pasar repo (pasar pinjaman sangat pendek). Trader perlu mempertimbangkan kemungkinan gangguan serupa, sehingga posisi “long volatilitas” lewat opsi (strategi yang untung saat pasar makin bergejolak) bisa menjadi lindung nilai (hedging: upaya mengurangi risiko). Likuiditas pasar yang berkurang umumnya menjadi hambatan bagi valuasi saham (penilaian harga saham), terutama sektor pertumbuhan. Arah kebijakan jangka panjang ini menyarankan sikap lebih hati-hati untuk indeks pasar luas. Melindungi portofolio saham dengan opsi put indeks berjangka lebih panjang (hak untuk menjual indeks pada harga tertentu) terlihat sebagai strategi yang masuk akal.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code