Prospek Minyak Brent
MUFG memperkirakan minyak mentah Brent akan bergerak naik perlahan dalam kondisi ini. MUFG menyoroti skenario buruk ketika Brent diperdagangkan di kisaran USD 120–160 per barel, disertai pergerakan pasar yang menghindari risiko (risk-off: investor menjual aset berisiko dan beralih ke aset yang lebih aman) dan naiknya kekhawatiran resesi global (resesi: ekonomi melemah, aktivitas bisnis menurun). Dalam skenario buruk itu, MUFG menyatakan pasar saham bisa turun lebih jauh. MUFG juga menyatakan DXY (indeks dolar AS: ukuran nilai dolar AS dibanding sekeranjang mata uang utama) bisa bergerak menuju level 105, yang MUFG hitung sekitar +7%–8% dibanding level sebelum konflik.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.