Tren Euro dan Pound
EUR/USD terus mengalami penurunan menuju 1,1750 setelah menutup minggu sebelumnya dengan negatif. Sementara itu, GBP/USD, setelah menguat hampir 1% minggu lalu, diperdagangkan di bawah 1,3500 dalam kisaran yang sempit. Ringkasan juga mencakup wawasan tentang investasi Perak. Perak dapat menjadi pelindung saat inflasi tinggi dan cenderung meniru kinerja Emas karena statusnya sebagai aset aman. Faktor-faktor seperti ketidakpastian geopolitik, permintaan industri, khususnya di sektor elektronik dan energi solar, serta kinerja USD memengaruhi harga Perak. Rasio Emas/Perak membantu mengukur nilai relatif kedua logam ini, di mana rasio tinggi mungkin mengindikasikan bahwa Perak dinilai rendah. Sebaliknya, rasio rendah dapat menunjukkan bahwa Emas relatif dinilai rendah. Dengan Emas dan Perak mengalami penurunan tajam dari titik tertinggi sepanjang masa, ini dilihat sebagai peluang untuk perdagangan dua arah. Koreksi ini tampaknya didorong oleh pengambilan keuntungan di pasar yang tipis menjelang hari raya, tetapi data terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan inflasi Core PCE untuk November 2025 mereda menjadi 2,9%, yang dapat meredakan taruhan pemotongan suku bunga yang paling agresif. Pedagang derivatif harus mempertimbangkan untuk membeli opsi put pada kontrak berjangka emas untuk melindungi terhadap koreksi yang lebih dalam menuju level $4,400.Implikasi Keputusan Federal Reserve
Dolar AS telah melemah sepanjang bulan, tetapi notulen Federal Reserve yang akan datang pada hari Selasa bisa menyebabkan pembalikan. Melihat kembali, kita tahu bahwa Fed secara agresif menaikkan suku bunga sepanjang tahun 2023, tetapi pasar kini memperkirakan kemungkinan 75% untuk pemotongan suku bunga pada rapat Maret 2026, menurut alat pelacakan CME Group. Jika notulen menunjukkan sikap yang kurang dovish dari yang diharapkan, kita dapat melihat tekanan jual yang signifikan pada Dolar. Faktor-faktor geopolitik tetap menjadi sumber volatilitas utama yang harus diperhatikan oleh para trader. Kemajuan dalam pembicaraan damai Ukraina kemungkinan akan memicu pergerakan risiko yang kuat, menekan aset pelindung seperti emas dan dolar, sekaligus meningkatkan ekuitas. Kita seharusnya menggunakan opsi untuk memposisikan diri terhadap lonjakan volatilitas, karena terhentinya pembicaraan ini bisa membuat pasar bergegas kembali ke tempat aman dengan cepat. Dolar Australia menjadi mata uang utama yang terkuat bulan ini, didorong oleh suasana risk-on dan harga komoditas yang kuat. Pertumbuhan PDB Australia Q3 2025 mengejutkan dengan angka positif 0,8%, memperkuat tren yang dimulai lebih awal tahun ini. Sementara strategi long AUD/USD telah memberikan keuntungan, membeli opsi call adalah cara bijak untuk tetap terpapar pada kemungkinan kenaikan lebih lanjut sambil mendefinisikan risiko. Ada perbedaan kebijakan yang jelas antara Bank Jepang dan Federal Reserve. Ringkasan Pendapat BoJ menunjukkan adanya kelompok yang semakin besar mendukung lebih banyak kenaikan suku bunga untuk melawan inflasi, yang tetap tinggi di atas target mereka untuk sebagian besar tahun 2025. Ini kontras dengan pivot Fed yang diharapkan menuju pemotongan suku bunga, menciptakan angin pendukung yang mendasar untuk menjual pasangan USD/JPY menuju tahun baru.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.