Harga grosir Austria (tidak disesuaikan musiman) tetap stabil secara bulanan di 0,7% pada Februari.

    by VT Markets
    /
    Mar 6, 2026
    Harga grosir Austria, tanpa penyesuaian musiman (data tidak disesuaikan agar faktor musiman seperti libur atau cuaca tidak memengaruhi angka), tidak berubah pada Februari, dengan angka bulanan (month-on-month, perbandingan dengan bulan sebelumnya) 0,7%. Teks sumber tidak memberi rincian lain tentang faktor utama yang mendorong harga di Austria. Fokus pasar beralih ke data AS, dengan Bureau of Labor Statistics (BLS, lembaga statistik pemerintah AS) dijadwalkan merilis Nonfarm Payrolls (NFP, data jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian) Februari pada 13:30 GMT. Pembaruan ini diperkirakan menunjukkan penciptaan lapangan kerja melambat atau perekrutan tidak secepat sebelumnya pada Februari.

    Permintaan Dolar Mendorong Pasangan Utama

    EUR/USD diperdagangkan di bawah 1,1600 dan GBP/USD bergerak kembali menuju 1,3300 pada perdagangan Eropa hari Jumat. Keduanya disebut tertekan oleh permintaan baru untuk Dolar AS dan sikap hati-hati menjelang laporan pekerjaan AS. Emas diperdagangkan di sekitar $5.100, dengan pergerakan harga disebut tertahan oleh Dolar AS yang lebih kuat. Perak dilaporkan di dekat $82,80 dan tembaga dikaitkan dengan lonjakan persediaan (inventory surge, kenaikan cepat jumlah stok yang tersedia). Di kripto, Bitcoin, Ethereum, dan XRP digambarkan berhati-hati setelah penurunan sekitar 2% pada hari sebelumnya. Bitcoin berada di atas $71.000, Ethereum di $2.000, dan XRP bergerak mendatar (sideways, naik-turun kecil dalam kisaran sempit). Teks juga menyebut konflik Timur Tengah yang meluas dan harga minyak yang lebih tinggi sebagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar. Teks memasukkan peringatan risiko umum dan menyatakan konten hanya untuk informasi dan bukan nasihat keuangan.

    Pergeseran Tema Menuju 2026

    Melihat kembali awal 2025, kita mengingat fokus besar pada setiap laporan Nonfarm Payrolls (NFP, data pekerjaan AS) dan kecemasan akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Lingkungan pasar saat EUR/USD di bawah 1,1600 dan emas di $5.100 ditandai oleh perpindahan dana ke aset aman (flight to safety, investor memilih aset yang dianggap lebih aman) yaitu Dolar AS. Kini, pada Maret 2026, situasinya berubah, tetapi tema utama inflasi dan kebijakan bank sentral tetap penting bagi trader (pelaku jual-beli jangka pendek). Kekhawatiran guncangan minyak (oil shock, lonjakan harga minyak yang tajam) dari konflik Timur Tengah mereda, tetapi harga energi masih memengaruhi perkiraan inflasi (inflation expectations, perkiraan kenaikan harga ke depan). OPEC+ (kelompok negara pengekspor minyak dan sekutunya) memperpanjang pemotongan produksi sukarela 2,2 juta barel per hari hingga akhir 2025, yang membuat harga minyak mentah punya batas bawah (floor, level yang menahan harga agar tidak turun jauh). Disiplin pasokan yang bertahan ini berarti trader perlu waspada terhadap risiko inflasi naik. Sebagian orang bisa memakai opsi (options, kontrak yang memberi hak untuk membeli/menjual pada harga tertentu) pada saham energi atau ETF (Exchange-Traded Fund, reksa dana yang diperdagangkan seperti saham) untuk melindungi nilai (hedge, mengurangi risiko) dari lonjakan harga mendadak dalam beberapa minggu ke depan. “Penurunan bertahap” dari Federal Reserve (The Fed, bank sentral AS) yang diperkirakan pada 2025 ternyata berjalan tersendat. Setelah memulai siklus penurunan suku bunga (cutting cycle, rangkaian penurunan suku bunga) secara hati-hati akhir tahun lalu, The Fed kini menahan suku bunga (on hold, tidak menaikkan/menurunkan) karena inflasi inti (core inflation, inflasi tanpa harga makanan dan energi yang biasanya lebih bergejolak) tetap sulit turun (sticky, cenderung bertahan tinggi), tercatat 2,8% untuk Januari 2026 dan lebih tinggi dari perkiraan. Data ini menunjukkan Dolar AS kemungkinan tetap kuat, sehingga strategi yang diuntungkan saat EUR/USD bergerak dalam kisaran (range-bound, tidak menembus naik/turun jauh), misalnya memakai iron condor atau strangle (keduanya strategi opsi untuk mencari untung saat harga bergerak dalam kisaran atau saat ketidakpastian tinggi), bisa menjadi pendekatan yang masuk akal. Volatilitas (volatility, tingkat cepatnya harga naik-turun) menjadi hal biasa, pelajaran dari reaksi pasar terhadap setiap rilis data tahun lalu. Indeks VIX (ukuran perkiraan volatilitas pasar saham AS) meski turun dari puncak krisisnya, rata-rata tetap di atas 15 sepanjang akhir 2025 dan awal 2026, lebih tinggi dibanding masa sebelum pandemi. Dasar volatilitas yang lebih tinggi ini berarti membeli perlindungan lewat opsi jual (put options, kontrak yang naik nilainya saat harga aset turun) pada indeks utama bisa mahal, tetapi tetap menjadi biaya yang perlu bagi pihak yang ingin melindungi portofolio (kumpulan investasi) dari data yang meleset dari perkiraan. Kondisi logam mulia juga berubah dibanding saat emas tertahan di $5.100 dan perak dekat $82,80 tahun lalu. Dengan arah kebijakan The Fed lebih jelas, tetapi belum longgar (dovish, cenderung menurunkan suku bunga dan mendukung pertumbuhan), daya tarik emas sebagai pelindung sederhana dari ketidakpastian menjadi lebih rumit karena biaya peluang (opportunity cost, potensi keuntungan yang hilang) memegang aset yang tidak memberi imbal hasil (non-yielding asset, aset yang tidak membayar bunga/kupon). Trader bisa melirik perak, karena harganya juga sangat dipengaruhi permintaan industri, yang terlihat melemah dalam PMI manufaktur global terbaru (PMI, indeks survei untuk mengukur kondisi sektor manufaktur). Buat akun live VT Markets Anda dan mulai trading sekarang.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code