Harga minyak mentah Brent tetap stabil antara USD 60 dan 65, dengan faktor-faktor yang mempengaruhi seimbang.

    by VT Markets
    /
    Dec 5, 2025
    Sejak awal Oktober, harga satu barel minyak mentah Brent sebagian besar berada antara USD 60 dan 65. Kemungkinan akan tetap stabil minggu ini karena faktor-faktor yang mempengaruhi harga saling menyeimbangkan. Impor minyak mentah China sangat penting, dengan data terbaru menunjukkan aktivitas yang kuat. Permintaan minyak China tahun ini diperkirakan akan mencapai 100.000 barel lebih tinggi per tahun dibandingkan tahun lalu. Namun, impor minyak mentah dalam sepuluh bulan pertama mencapai 400.000 barel per hari lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Diharapkan impor akan tetap tinggi di bulan November, yang berkontribusi pada pembentukan cadangan strategis.

    Pemenuhan Berlebih dan Dampak Pasar

    Ramalan baru dari lembaga energi minggu ini mungkin akan memberikan tekanan pada harga, menunjukkan potensi pemenuhan berlebih minyak tahun depan. Bulan lalu, EIA meningkatkan ekspektasi harga minyaknya akibat sanksi terhadap Rusia dan peningkatan penimbunan oleh China. Produksi yang meningkat dan harga yang lebih tinggi menghasilkan revisi sedikit ke atas untuk ramalan produksi AS, tetapi penyesuaian lebih lanjut masih belum pasti. Sepertinya minyak mentah Brent akan terus diperdagangkan dalam rentang sempit, kemungkinan antara $85 dan $90 per barel, seperti yang terjadi di sebagian besar kuartal keempat 2025. Faktor yang mendukung harga lebih tinggi dan yang mendorong penurunan tampaknya saling menyeimbangkan hampir sempurna. Untuk saat ini, angka paling penting yang harus diperhatikan adalah data impor minyak mentah China untuk bulan November. Kami mengharapkan impor China tetap sangat kuat, yang seharusnya menjaga harga tidak jatuh dalam waktu dekat. Data bea cukai terbaru untuk bulan November menunjukkan impor tetap stabil di atas 11,4 juta barel per hari, dengan sebagian besar kemungkinan masuk ke dalam cadangan strategis. Spread crack diesel yang tinggi, yang telah melambung sekitar $28 per barel, juga memberikan insentif kuat bagi pengolah minyak China untuk memproses lebih banyak minyak mentah.

    Ramalan dan Tren Produksi

    Di sisi lain, ramalan mendatang dari IEA dan EIA kemungkinan akan mempengaruhi sentimen untuk tahun depan. Melihat kembali ke tahun 2024, pasokan menjadi kekhawatiran yang konstan, tetapi produksi non-OPEC+ sejak saat itu telah meningkat signifikan. Laporan-laporan baru ini hampir pasti akan menunjukkan pemenuhan berlebih pasar pada tahun 2026, membatasi lonjakan harga yang besar. Pertumbuhan yang terus-menerus dalam produksi AS adalah bagian kunci dari gambaran pemenuhan berlebih ini. Laporan mingguan terbaru EIA menunjukkan output AS mencapai rekor baru sebesar 13,5 juta barel per hari. Pertumbuhan yang konsisten ini memberikan bobot yang signifikan pada argumen bahwa lonjakan harga akan bersifat sementara.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code