Harga naik seiring pasokan aluminium mengetat setelah serangan Iran menghantam EGA dan Alba, memperburuk pengurangan produksi di Teluk

    by VT Markets
    /
    Mar 30, 2026
    Harga aluminium naik setelah serangan Iran merusak Emirates Global Aluminium (EGA) dan menghantam Aluminium Bahrain (Alba), yang masih menilai gangguan pada operasional (kegiatan produksi dan logistik). Aluminium naik hingga 6% ke $3.492 per ton pada perdagangan awal di London Metal Exchange (LME, bursa logam di London tempat harga acuan logam diperdagangkan). Serangan ini menambah tekanan setelah pemangkasan pasokan (pengurangan produksi karena pabrik mengurangi atau menghentikan sebagian operasi) yang terjadi lebih dulu di kawasan Teluk. Pengurangan produksi di Alba dan Qatalum sudah berdampak pada sekitar 560 kiloton kapasitas tahunan (kiloton = 1.000 ton, kapasitas tahunan = kemampuan produksi per tahun). Akibatnya, sekitar 8–9% pasokan regional kini berisiko. Timur Tengah menyumbang kira-kira 9% produksi aluminium global. Pemadaman atau penghentian produksi yang berkepanjangan dapat makin mengetatkan ketersediaan global, karena persediaan bahan baku (stok material untuk produksi) di kawasan ini terbatas. Pengiriman melalui Selat Hormuz juga menjadi jalur utama untuk menjaga arus pasokan. Artikel ini menyebut dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI, perangkat lunak yang meniru kemampuan manusia untuk menganalisis dan menghasilkan teks) dan ditinjau oleh editor.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code