Harga produsen tahunan Rusia turun lebih jauh, merosot menjadi -5,2% dari -5% pada Februari (year-on-year).

    by VT Markets
    /
    Mar 18, 2026
    Indeks Harga Produsen Rusia (tahun ke tahun) turun ke -5,2% pada Februari. Angka sebelumnya -5,0%. Angka terbaru menunjukkan penurunan tahunan yang sedikit lebih besar dibanding sebelumnya. Perubahan dari -5,0% ke -5,2% berarti turun 0,2 poin persentase.

    Implikasi untuk Kebijakan Suku Bunga Bank Sentral

    Penurunan harga produsen Rusia yang berlanjut, dan kini makin dalam hingga -5,2%, menandakan kondisi deflasi (harga-harga cenderung turun). Ini menunjukkan permintaan di dalam negeri lemah dan perusahaan tidak punya kemampuan menaikkan harga barangnya. Ini menjadi sinyal kuat bahwa Bank Sentral Rusia akan terdorong melonggarkan kebijakan suku bunga (menurunkan suku bunga) untuk mendorong ekonomi. Ini memperkuat perkiraan kami bahwa rubel akan melemah dalam beberapa minggu ke depan. Bank Sentral Rusia, yang mempertahankan suku bunga acuan (suku bunga utama yang jadi patokan) di 8,0% sejak akhir 2025, kini punya alasan jelas untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga. Kami memperkirakan pasangan USD/RUB (nilai tukar dolar AS terhadap rubel), yang sudah naik ke 94 dari rata-rata 91 pada kuartal sebelumnya, akan menguji level yang lebih tinggi. Ini membuat opsi beli (call option: hak untuk membeli pada harga tertentu) pada pasangan tersebut terlihat menarik. Karena itu, kita sebaiknya bersiap untuk suku bunga Rusia yang lebih rendah. Imbal hasil (yield: tingkat keuntungan obligasi) obligasi pemerintah Rusia 10 tahun (OFZ: obligasi pemerintah Rusia) sudah turun 30 basis poin (1 basis poin = 0,01%) tahun ini, dan data deflasi ini bisa mempercepat tren tersebut. Mengambil posisi beli (long: mendapat untung jika harga naik) pada kontrak berjangka (futures: kontrak membeli/menjual di harga dan tanggal tertentu) suku bunga adalah cara langsung untuk memanfaatkan perkiraan perubahan arah kebijakan bank sentral. Untuk saham, prospeknya campuran namun cenderung negatif. Walau biaya pinjaman yang lebih murah biasanya baik untuk saham, pelemahan ekonomi yang terlihat dari PPI (indeks harga produsen) mengarah pada laba perusahaan yang lebih buruk ke depan. Kami melihat indeks MOEX (indeks utama bursa saham Rusia) turun 5% pada kuartal keempat 2025 setelah laporan industri yang sama-sama lemah, sehingga membeli opsi jual (put option: hak untuk menjual pada harga tertentu) bisa jadi pelindung risiko (hedge: strategi untuk mengurangi kerugian).

    Dampaknya ke Pasar Komoditas

    Kita juga perlu melihat ini sebagai kemungkinan cerminan melemahnya harga komoditas global, terutama energi dan logam. Dengan minyak Brent kesulitan bertahan di atas $75 per barel, penurunan harga di tingkat produsen pada eksportir komoditas besar seperti Rusia bisa memperkuat pandangan bearish (pandangan harga akan turun) untuk seluruh sektor. Ini mendukung posisi jual (short: mendapat untung jika harga turun) pada kontrak berjangka minyak dan logam industri.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code