Imbal hasil lelang obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun naik menjadi 4,871%, dari sebelumnya 4,75%.

    by VT Markets
    /
    Mar 13, 2026
    Amerika Serikat mengadakan lelang obligasi (surat utang) tenor 30 tahun. Imbal hasil lelang naik menjadi 4,871%. Imbal hasil lelang sebelumnya adalah 4,75%. Ini berarti imbal hasil meningkat dibandingkan penjualan terakhir.

    Sinyal Imbal Hasil Jangka Panjang

    Imbal hasil yang lebih tinggi pada lelang obligasi 30 tahun menunjukkan pasar meminta “bayaran” lebih besar untuk menanggung risiko jangka panjang (risiko memegang aset dalam waktu lama, misalnya karena inflasi dan perubahan suku bunga). Ini kemungkinan reaksi langsung terhadap inflasi yang masih bertahan, terlihat dari laporan CPI (Indeks Harga Konsumen—ukuran kenaikan harga barang/jasa bagi konsumen) Februari 2026 yang ternyata lebih tinggi dari perkiraan di 3,1%. Ini memberi sinyal bahwa perkiraan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (bank sentral AS) mulai cepat memudar. Kita bisa mempertimbangkan strategi menghadapi suku bunga yang lebih tinggi dengan melihat posisi jual (short—strategi mendapat untung jika harga turun) pada futures (kontrak berjangka—perjanjian jual/beli di harga tertentu untuk tanggal tertentu) obligasi pemerintah AS, khususnya 30-year Ultra Bond (/UB). Saat imbal hasil naik, harga kontrak futures ini biasanya turun. Selain itu, derivatif (instrumen turunan—produk keuangan yang nilainya mengikuti aset/acuan lain) yang terkait suku bunga kebijakan The Fed, seperti SOFR futures (kontrak berjangka berbasis SOFR, yaitu patokan suku bunga pasar uang jangka pendek AS), kini memperkirakan lebih sedikit pemangkasan suku bunga tahun ini, dengan peluang pemangkasan sebelum September kini di bawah 50%. Kondisi seperti ini biasanya berdampak buruk untuk saham, jadi kita bisa mempertimbangkan membeli opsi put pelindung (put option—hak untuk menjual di harga tertentu; “pelindung” untuk membatasi rugi) pada indeks besar seperti S&P 500. Kita melihat pola serupa pada kuartal ketiga 2025 ketika kenaikan imbal hasil yang tajam terjadi sebelum pasar turun, jadi melakukan lindung nilai (hedging—mengurangi risiko dengan posisi penyeimbang) masuk akal. Indeks VIX (ukuran perkiraan gejolak/volatilitas pasar) sudah naik dari 14 ke di atas 18 dalam beberapa minggu terakhir, dan membeli call VIX (call option—hak untuk membeli; bisa untung jika VIX naik) bisa menjadi cara untuk mendapat keuntungan jika tekanan pasar bertambah. Imbal hasil AS jangka panjang yang lebih tinggi juga biasanya membuat dolar AS lebih menarik bagi investor asing. Kita bisa mencari peluang untuk membeli dolar AS (posisi long—strategi untung jika harga naik) melawan mata uang yang bank sentralnya diperkirakan lebih cepat memangkas suku bunga, seperti Euro. Ini bisa dilakukan lewat futures pada Dollar Index (/DX) atau dengan menjual opsi call (menjual hak beli; strategi yang umumnya diuntungkan jika harga tidak naik banyak) pada pasangan mata uang seperti EUR/USD.

    Implikasi Posisi Dolar

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code