Prediksi Alat CME FedWatch
Menurut alat CME FedWatch, saat ini terdapat 43% kemungkinan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Federal Reserve pada 10 Desember, turun dari 62% seminggu sebelumnya. Dalam menantikan itu, trader akan mencari petunjuk lebih lanjut dari pidato mendatang oleh anggota Fed Michael Barr dan Thomas Barkin. Laporan Nonfarm Payrolls yang akan datang diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 50.000 pekerjaan di bulan September. Ekonom memperkirakan tingkat pengangguran tetap di 4,3%. Jika data ini mengecewakan, dapat memberi tekanan menurun pada dollar AS di pasar mata uang. Indeks Dolar AS yang stabil mendekati 99,50 menunjukkan kita berada di masa tenang sebelum kemungkinan badai. Semua perhatian tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) September yang tertunda, yang dijadwalkan muncul pada hari Kamis, 20 November. Data ini membawa ketidakpastian yang terakumulasi selama berminggu-minggu setelah penutupan pemerintah baru-baru ini. Pejabat Federal Reserve telah menunjukkan keprihatinan tentang pasar tenaga kerja yang “lesu”, dengan Gubernur Waller bahkan mengemukakan kemungkinan pemotongan suku bunga di bulan Desember. Namun, pasar tidak sepenuhnya yakin, dengan kontrak berjangka Fed hanya menunjukkan kemungkinan 43% untuk pemotongan. Ketidakcocokan antara komentar Fed dan harga pasar adalah sumber ketegangan yang signifikan. Statistik terbaru mendukung pandangan hati-hati Fed, menjadikan kemungkinan angka NFP yang lemah semakin besar. Indeks Harga Konsumen untuk Oktober 2025 menunjukkan inflasi turun menjadi 3,1% per tahun, dan klaim pengangguran awal minggu lalu naik menjadi 235.000. Angka-angka ini menunjukkan perlambatan ekonomi yang menjadi kekhawatiran pejabat Fed sudah berlangsung.Implikasi dan Strategi Laporan NFP
Ekspektasi NFP yang rendah adalah 50.000 pekerjaan, setelah hanya 22.000 yang ditambahkan pada bulan Agustus 2025. Angka yang jauh di bawah perkiraan ini kemungkinan akan membuat dollar turun dan meningkatkan peluang pemotongan suku bunga di bulan Desember. Sebaliknya, jika hasilnya lebih baik dari prediksi, dapat menyebabkan lonjakan tajam pada dollar saat trader cepat mengubah posisi mereka. Bagi trader derivatif, ini berarti volatilitas tersirat pada opsi terkait dollar kemungkinan akan tinggi menjelang rilis. Kita harus mempertimbangkan strategi seperti long straddles atau strangles pada pasangan utama seperti EUR/USD atau pada SPDR S&P 500 ETF (SPY) untuk memanfaatkan pergerakan harga yang besar ke arah mana pun. Reaksi pasar bisa jadi berlebihan saat mencerna informasi yang tertunda selama berminggu-minggu sekaligus. Permainan dengan arahan harus dikelola dengan hati-hati. Trader yang mengantisipasi laporan pekerjaan yang lemah mungkin mempertimbangkan untuk membeli put pada Indeks Dolar (DXY) atau opsi call pada Emas, tetapi posisi ini memiliki risiko signifikan jika data mengejutkan ke atas. Mengingat reaksi pasar setelah penutupan pemerintah 2013, kita melihat lonjakan ekstrem setelah data yang tertunda akhirnya dirilis, sehingga melindungi posisi yang ada dengan opsi adalah langkah bijaksana.Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.