Indeks Harga Ritel (RPI) Inggris pada Februari naik 0,4% dibanding bulan sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan 0,5%

    by VT Markets
    /
    Mar 25, 2026
    Indeks Harga Eceran Inggris (Retail Price Index/RPI, perubahan dari bulan ke bulan) adalah 0,4% pada bulan Februari. Angka ini lebih rendah dari perkiraan 0,5%. Hasilnya 0,1 poin persentase lebih rendah dari perkiraan. Ini menunjukkan kenaikan bulanan RPI lebih lambat pada bulan tersebut.

    Implikasi Untuk Inflasi Dan Suku Bunga

    Angka RPI Februari yang sedikit di bawah perkiraan di 0,4% memberi sinyal kemungkinan tekanan inflasi mulai mereda (inflasi = kenaikan harga barang dan jasa secara umum). Data ini menguatkan pandangan bahwa Bank of England (bank sentral Inggris) punya ruang lebih besar untuk menyesuaikan suku bunga acuan (suku bunga acuan = tingkat bunga utama yang memengaruhi bunga pinjaman dan tabungan). Sekarang peluang pemangkasan suku bunga sebelum akhir kuartal ketiga menjadi sedikit lebih besar. Angka RPI yang lebih lemah ini mengikuti data CPI bulan lalu yang bertahan di 2,8% (CPI = ukuran inflasi berbasis “keranjang” barang/jasa yang umum), masih di atas target tetapi menunjukkan tren penurunan inflasi yang jelas. Dengan angka pertumbuhan PDB (GDP = total nilai barang dan jasa yang diproduksi; ukuran pertumbuhan ekonomi) untuk kuartal terakhir 2025 yang lambat di 0,2%, alasan Bank of England untuk lebih fokus mendukung ekonomi makin kuat. Bank kemungkinan menimbang hal ini dengan pertumbuhan upah yang masih tinggi, sekitar 4% (pertumbuhan upah yang tinggi bisa mendorong harga naik lagi). Sebagai respons, bagian jangka pendek dari kurva imbal hasil (yield curve = grafik yang menunjukkan imbal hasil obligasi pada berbagai jangka waktu; “jangka pendek” berarti tenor pendek) mulai menyesuaikan, karena pelaku pasar bersiap pada suku bunga jangka pendek yang lebih rendah. Ini bisa melibatkan menerima bunga tetap pada swap suku bunga (interest rate swap = kontrak tukar arus bunga; “menerima fixed” biasanya diuntungkan jika suku bunga turun) yang jatuh tempo 1–2 tahun. Kontrak berjangka gilt (gilt futures = kontrak berjangka obligasi pemerintah Inggris) terutama untuk obligasi berjangka pendek kemungkinan mendapat lebih banyak minat beli. Peluang pemangkasan suku bunga lebih cepat menekan nilai pound, seperti yang terjadi saat perubahan arah kebijakan pada akhir 2024 ketika data serupa muncul. Karena itu, menahan posisi jual pada GBP terhadap dolar atau euro menjadi strategi yang menarik (posisi jual/short = strategi mendapat untung saat harga turun). Kita bisa mempertimbangkan membeli opsi put pada GBP/USD (opsi put = hak untuk menjual di harga tertentu, biasanya dipakai untuk spekulasi atau lindung nilai saat memperkirakan harga turun) untuk berspekulasi pada penurunan lebih lanjut menuju level 1,22 seperti musim gugur lalu.

    Posisi Menjelang Rapat Mei

    Perhatian kini tertuju pada rapat Komite Kebijakan Moneter (Monetary Policy Committee/MPC = tim di bank sentral yang menentukan kebijakan suku bunga) pada bulan Mei untuk melihat perubahan nada dari Gubernur. Kami memperkirakan volatilitas tersirat pada opsi SONIA jangka pendek akan naik menjelang pengumuman itu (volatilitas tersirat = perkiraan gejolak harga yang “terbaca” dari harga opsi; SONIA = suku bunga acuan pasar uang sterling untuk transaksi semalam). Pelaku pasar perlu siap dan mempertimbangkan strategi yang diuntungkan oleh kenaikan gejolak tersebut.

    Mulai trading sekarang — klik di sini untuk membuat akun live VT Markets Anda.

    see more

    Back To Top
    server

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    Ngobrol langsung dengan tim kami

    Obrolan Langsung

    Mulai percakapan langsung lewat...

    • Telegram
      hold Ditangguhkan
    • Segera hadir...

    Halo 👋

    Bagaimana saya bisa membantu?

    telegram

    Pindai kode QR dengan ponsel Anda untuk mulai mengobrol dengan kami, atau klik di sini.

    Belum memasang aplikasi Telegram atau versi Desktop? Gunakan Web Telegram sebagai gantinya.

    QR code